Kompas.com - 22/12/2020, 10:35 WIB
Petugas mempersiapkan kelengkapan fasilitas ruang operasi khusus pasien COVID-19 di RSUD dr. Iskak Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (2/12/2020). RSUD dr. Iskak Tulungagung sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 dilengkapi dua unit ruang operasi khusus pasien COVID-19 bertekanan negatif sehingga aman dari risiko transmisi (penularan) virus maupun bakteri. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/rwa. ANTARA FOTO/Destyan SujarwokoPetugas mempersiapkan kelengkapan fasilitas ruang operasi khusus pasien COVID-19 di RSUD dr. Iskak Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (2/12/2020). RSUD dr. Iskak Tulungagung sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 dilengkapi dua unit ruang operasi khusus pasien COVID-19 bertekanan negatif sehingga aman dari risiko transmisi (penularan) virus maupun bakteri. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/rwa.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menyarankan pemerintah untuk menambah junlah rumah sakit yang hanya menerima pasien Covid-19.

Menurut dia, penambahan rumah sakit bisa menjadi salah satu cara untuk menekan angka pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

"Jadi beberapa rumah sakit itu ditunjuk aja misalnya rumah sakit umum daerah, semuanya covid-19 ditampung disitu semua, yang non covid dirawat di rumah sakit lain," kata Pandu kepada Kompas.com, Senin (21/2/2020).

Baca juga: Jokowi Harap Vaksinasi Covid-19 Munculkan Kepercayaan pada Penanganan Pandemi

Pandu mengskui, saat ini sudah ada beberapa rumah sakit yang khusus hanya menerima pasien Covid-19.

Namun, jumlah rumah sakit yang ada masih tetap harus ditambah agar jumlah ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 menjadi lebih banyak.

"Nah ini kalau dengan demikian semua lantai bisa dipakai. Tapi enggak boleh ada pasien yang non covid disitu hanya covid saja," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menambah jumlah rumah sakit khusus Covid-19, pemerintah juga disarankan untuk terus memasifkan tracing, testing dan treatmen (3T).

Pandu menilai satu-satunya kunci untuk menekan angka kematian akibat Covid-19 adalah dengan menekan julah kasus positif.

Baca juga: Jelang Sekolah Tatap Muka, 60 Guru di Badung Bali Positif Covid-19

"Jadi penularan itu menyebabkan angka meningkatnya angka yang harus dirawat di rumah sakit," ucap dia.

Adapun penambahan kasus harian pasien meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 221 orang pada (20/12/2020).

Sementara pada (21/12/2020) kasus pasien meninggal akibat Covid-19 bertambah sebanyak 205 orang dalam kurun waktu 24 jam.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis 'E-voting' di Tingkat Desa

Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis "E-voting" di Tingkat Desa

Nasional
Azis Syamsuddin Jadi Tersangka KPK? Ini Jawaban Pimpinan DPR

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka KPK? Ini Jawaban Pimpinan DPR

Nasional
Kilas Balik 22 Tahun Tragedi Semanggi II

Kilas Balik 22 Tahun Tragedi Semanggi II

Nasional
Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit

Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit

Nasional
Jokowi: Pemerintah Kerja Siang Malam untuk Vaksinasi Covid-19 Massal

Jokowi: Pemerintah Kerja Siang Malam untuk Vaksinasi Covid-19 Massal

Nasional
Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Diharapkan Jadi Episentrum Baru Pembangunan Pemenuhan Hak Perempuan-Anak

Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Diharapkan Jadi Episentrum Baru Pembangunan Pemenuhan Hak Perempuan-Anak

Nasional
Kemendes PDTT: Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Percepat Pencapaian SDGs Desa

Kemendes PDTT: Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Percepat Pencapaian SDGs Desa

Nasional
Delapan Pegawai KPI Sudah Diperiksa Komnas HAM Terkait Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Delapan Pegawai KPI Sudah Diperiksa Komnas HAM Terkait Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
KPI Akan Tingkatkan Pengawasan Pegawai untuk Antisipasi Terulangnya Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual

KPI Akan Tingkatkan Pengawasan Pegawai untuk Antisipasi Terulangnya Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
Polri Akan Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Muhammad Kece dalam Waktu Dekat

Polri Akan Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Muhammad Kece dalam Waktu Dekat

Nasional
Kemenag Akan Usul Pembentukan FKUB Tingkat Pusat

Kemenag Akan Usul Pembentukan FKUB Tingkat Pusat

Nasional
Kejagung Sita 4 Aset Tanah Milik Teddy Tjokro dalam Kasus Korupsi Asabri

Kejagung Sita 4 Aset Tanah Milik Teddy Tjokro dalam Kasus Korupsi Asabri

Nasional
Jokowi: Meski Sudah Divaksin, Jangan Senang-senang Berlebihan

Jokowi: Meski Sudah Divaksin, Jangan Senang-senang Berlebihan

Nasional
Kedatangan 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Total 273.603.790 Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Diterima Indonesia

Kedatangan 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Total 273.603.790 Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Diterima Indonesia

Nasional
Kemensos Usulkan Anggaran Bansos Yatim Piatu Rp 11,64 Triliun, DPR Dukung agar Disetujui Kemenkeu

Kemensos Usulkan Anggaran Bansos Yatim Piatu Rp 11,64 Triliun, DPR Dukung agar Disetujui Kemenkeu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.