Kompas.com - 18/12/2020, 09:50 WIB
Pengamat politik Adi Prayitno saat acara diskusi bertajuk Analisis Hasil Survei: Mengapa Bisa Beda?, di Upnormal Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). KOMPAS.com/Devina HalimPengamat politik Adi Prayitno saat acara diskusi bertajuk Analisis Hasil Survei: Mengapa Bisa Beda?, di Upnormal Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).
Penulis Irfan Kamil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno berpendapat, Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa lebih unggul dalam pertarungan calon ketua umum PPP yang akan dilansungkan pada Muktamar IX.

Menurut dia, Suharso memiliki sejumlah modal untuk menjadi pemimpin PPP.

“Publik melihatnya Suharso sebagai PLT Ketum, petahana, yang secara struktural tentu penetrasi dia cukup kuat terutama kepada mereka di bawah yang punya suara saat pemilihan Ketum,” kata Adi saat dihubungi Kompas.com, Jum’at (18/12/2020).

Selain itu, Suharso yang juga merupakan Kepala Bappenas memiliki kedekatan dengan lingkungan Istana serta Presiden Joko Widodo. 

“Dua modal sosial politik yang susah untuk dibantah bahwa suharso ini relatif diunggulkan dalam konteks pemilihan PPP saat ini,” imbuhnya.

Baca juga: Muktamar IX PPP Dibuka Malam Ini, Jokowi Hadir Virtual

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, menurut Adi, kandidat pesaing Suharso, yaitu Taj Yasin juga tak bisa dianggap enteng. Taj yang merupakan Wakil Gubernur Jawa Tengah diketahui merupakan cucu KH Maimoen Zubair.

Dua modal ini, imbuh dia, menjadikan Taj juga memiliki basis massa yang relatif kuat.

“Taj Yasin ini kan memiliki warisan aura kharismatik Mbah Moen (Maimoen Zubair) beliau ini secara tradisional memang relatif masih kuat di bawah,” kata Adi.

Oleh sebab itu, menurut Adi, kedua calon ketua Umum PPP ini, secara umum memiliki massa yang kuat dari segi struktural dan dari segi tradisional basis pemilih.

“Tapi kalau dibaca agak sedikit detail dalam perspektif politik yang lebih terukur tentu Suharso itu lebih diunggulkan ya, karena dia memiliki dua bekal relatif memadai itu, plt ketum dan dekat dengan istana, bahkan menjadi menteri yang relatif cukup diandalkan oleh pemerintah saat ini,” kata Adi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.