Kompas.com - 16/12/2020, 09:26 WIB
Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito Dok. Humas BNPBJubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mewanti-wanti masyarakat untuk tak menghalangi petugas yang berupaya menegakkan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Wiku mengingatkan, siapa saja yang menghalangi petugas dapat dipidana sebagaimana ketentuan yang berlaku.

"Bersifatlah kooperatif. Ingat siapa pun yang menghalangi upaya penegakan disiplin ini dapat dipidana sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Satgas Covid-19: Positivity Rate Buruk karena Publik Kurang Patuh Protokol Kesehatan

Wiku pun menyinggung peristiwa pengeroyokan Lurah Cipete Utara yang terjadi di kawasan Jakarta Selatan pada 22 November lalu.

Menurut dia, peristiwa itu tak semestinya terjadi. Sebab, lurah tersebut tengah melakukan upaya penegakan protokol kesehatan yang tujuannya melindungi warga dari penularan Covid-19.

"Kejadian ini tidak seharusnya terjadi dan jangan sampai terulang kembali," ujar Wiku.

Wiku meminta agar pelaku pengeroyokan ditindak tegas oleh aparat berwenang.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mungkin mendapati kejadian serupa untuk melapor kepada Satgas daerah dan pihak berwajib.

Baca juga: 4 Fakta Pengeroyokan Lurah Cipete Utara: 2 Perempuan Ditahan hingga Penutupan Permanen

Wiku berharap kejadian ini tak menciptakan preseden buruk atau menyebabkan ketakutan petugas dalam menjalankan tugas mereka.

Sebaliknya, pimpinan daerah arah dan lingkungan dapat mengambil inspirasi dari keberanian lurah terdebut dalam melindungi warganya atas bahaya Covid-19.

"Kita harus sama-sama saling mengawasi pelanggaran protokol kesehatan agar memberikan efek jera pada pelaku dan kejadian serupa tidak terulang lagi," kata Wiku.

Selain itu, Wiku juga meminta masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan menjauhi kerumunan dalam setiap kegiatan.

"Jangan sedikit pun lengah apabila kita lengah maka secara langsung kita membuka kesempatan untuk tertular dan menulari orang-orang terdekat kita," kata dia.

Baca juga: Satgas Sayangkan Angka Kesembuhan Covid-19 Turun di 6 Provinsi Ini

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X