Kompas.com - 15/12/2020, 20:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, per 13 Desember 2020, ada enam provinsi di Indonesia yang mengalami penurunan angka kesembuhan pasien Covid-19

Keenam provinsi itu yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Bali.

"Sangat disayangkan bahwa terdapat enam provinsi yang mengalami tren penurunan kesembuhan dari minggu ke minggu," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: IDI: 202 Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Menurut data yang dipaparkan Wiku, angka kesembuhan di DKI Jakarta menurun dari 90,31 persen pada 6 Desember menjadi 90,6 persen pada 13 Desember.

Kemudian, pada periode yang sama, angka kesembuhan di Jawa Barat turun dari 82,56 persenen jadi 81,97 persen. Di Jawa Tengah, angka kesembuhan turun dari 69,13 persen menjadi 66,42 persen.

Lalu, di Jawa Timur, angka kesembuhan turun dari 87,30 persen menjadi 86,45 persen. Di Sulawesi Selatan, angka pasien sembuh turun dari 87,54 persen jadi 83,78 persen.

Terakhir, di Bali, angka kesembuhan pasien Covid-19 turun dari 85,25 persen menjadi 80,80 persen.

Wiku menyampaikan, ada tiga daerah yang menunjukkan fluktuasi angka kesembuhan pasien Covid-19 yakni Papua, Aceh dan Sumatera Barat.

Sementara, provinsi Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Riau, dan Kalimantan Timur terus mengalami kenaikan kasus kesembuhan per pekannya.

Baca juga: 80 Persen Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di Jakarta Telah Terisi

"Sumatera Utara dan Riau adalah provinsi yang konsisten mengalami peningkatan selama empat minggu," ujar Wiku.

Wiku pun meminta kepada enam provinsi yang mengalami penurunan kasus kesembuhan pasien Covid-19 untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara sungguh-sungguh. Dengan demikian, angka kematian bisa ditekan dan persentase kesembuhan dapat meningkat.

"Untuk provinsi yang mengalami fluktuatif perkembangan kesembuhan, terus dorong perbaikan pada testing, tracing, dan treatment sehingga bisa menunjukkan peningkatan dan tidak kembali mengalami penurunan angka kesembuhan," kata Wiku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penghina Pemerintah dan Lembaga Negara Tak Melulu Langsung Dipenjara

Penghina Pemerintah dan Lembaga Negara Tak Melulu Langsung Dipenjara

Nasional
Kalah Gugatan Nikel di WTO, Mendag Pastikan Indonesia Banding

Kalah Gugatan Nikel di WTO, Mendag Pastikan Indonesia Banding

Nasional
Elektabilitas Anies Salip Prabowo, Nasdem: Rakyat Ingin Presiden Baru yang Berbeda

Elektabilitas Anies Salip Prabowo, Nasdem: Rakyat Ingin Presiden Baru yang Berbeda

Nasional
Gempa di Garut, BMKG Imbau Warga Hindari Bangunan Rumah Retak

Gempa di Garut, BMKG Imbau Warga Hindari Bangunan Rumah Retak

Nasional
Gempa Bumi di Garut, BMKG: Aktivitas Gempa Menengah, dari Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Gempa Bumi di Garut, BMKG: Aktivitas Gempa Menengah, dari Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Nasional
Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal ini Saat Mendidik Siswa

Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal ini Saat Mendidik Siswa

Nasional
Minta Kader Tunggu Keputusan Mega soal Capres-Cawapres, Hasto: Sambil Menunggu, Satukan Diri dengan Kekuatan Rakyat

Minta Kader Tunggu Keputusan Mega soal Capres-Cawapres, Hasto: Sambil Menunggu, Satukan Diri dengan Kekuatan Rakyat

Nasional
Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak Kini Capai 35.601 Unit, yang Rusak Berat Ada 7.818

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak Kini Capai 35.601 Unit, yang Rusak Berat Ada 7.818

Nasional
PDI-P: Menggerakkan Ekonomi Rakyat Jauh Lebih Penting daripada Memanaskan Politik Nasional

PDI-P: Menggerakkan Ekonomi Rakyat Jauh Lebih Penting daripada Memanaskan Politik Nasional

Nasional
Megawati Minta Kadernya Tak Lupa Pada Rakyat saat Menjabat

Megawati Minta Kadernya Tak Lupa Pada Rakyat saat Menjabat

Nasional
Potensi Ganjar Diusung Capres oleh KIB, Zulhas: Sangat Prospek

Potensi Ganjar Diusung Capres oleh KIB, Zulhas: Sangat Prospek

Nasional
Kelola Penerbangan dengan Baik Saat KTT G20, Anggota Komisi VI DPR RI Puji Airnav

Kelola Penerbangan dengan Baik Saat KTT G20, Anggota Komisi VI DPR RI Puji Airnav

Nasional
Draft Akhir RKUHP: Hina Pemerintah hingga DPR Bisa Dipidana 1,5 Tahun

Draft Akhir RKUHP: Hina Pemerintah hingga DPR Bisa Dipidana 1,5 Tahun

Nasional
Jokowi ke Guru: Jangan Sampaikan Ilmu yang Sudah Usang kepada Anak

Jokowi ke Guru: Jangan Sampaikan Ilmu yang Sudah Usang kepada Anak

Nasional
Menuju Pemilu 2024, PDI-P Minta Kadernya Mulai Dekati Masyarakat

Menuju Pemilu 2024, PDI-P Minta Kadernya Mulai Dekati Masyarakat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.