Kompas.com - 11/12/2020, 19:02 WIB
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin serta sejumlah petinggi Kejaksaan Agung lainnya mulai berkantor di gedung baru, Menara Kartika Adhyaksa, Jumat (11/12/2020).

"Mulai hari ini Jaksa Agung RI dan Wakil Jaksa Agung RI serta dua Jaksa Agung Muda secara resmi menempati ruang kerja baru di gedung tersebut," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Jumat.

Gedung baru itu berlokasi di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, tak jauh dari Gedung Utama yang terbakar pada 22 Agustus 2020.

Menara Kartika Adhyaksa mulai ditempati setelah diresmikan pada Jumat hari ini.

Baca juga: Jaksa Agung Janji Usut Tuntas Dalang Kebakaran di Kejaksaan Agung

"Acara dimulai dengan pengutingan pita di depan pintu masuk (pelataran) gedung oleh Jaksa Agung RI dan dilanjutkan dengan seremonial," ucap Leonard.

Jaksa Agung dan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi sebelumnya berkantor di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan.

Namun, gedung itu hangus terbakar akibat kebakaran yang diduga disebabkan oleh puntung rokok. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.

Gedung itu tidak hanya ditempati oleh Jaksa Agung dan wakilnya. Sejumlah biro yang menempati gedung itu pun ikut terdampak. Mereka terpaksa "mengungsi" ke gedung lain milik kejaksaan pascakebakaran.

Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda Pembinaan beserta staf pindah sementara ke Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung di Ragunan, Jakarta Selatan.

Kemudian, Jaksa Agung Muda Intelijen dan jajarannya berkantor di Gedung B Badiklat Kejagung yang berlokasi di Ceger, Jakarta Timur. Kini, seluruhnya pindah ke gedung baru itu.

Baca juga: Pertanyaan Tersisa dari Tiga Fakta Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Diketahui, kebakaran yang melalap Gedung Utama Kejagung terjadi pada 22 Agustus 2020 pada pukul 19.10 WIB dan baru dapat dipadamkan pada 23 Agustus 2020 dini hari.

Dari hasil penyidikan polisi, total terdapat 11 tersangka yang ditetapkan, terdiri dari pegawai Kejagung maupun pihak swasta.

Dalam kasus ini, polisi mengaku tidak menemukan unsur kesengajaan. Para tersangka dinilai lalai sehingga menyebabkan kebakaran terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Sudah Tiba di Solo, Hadiri Pernikahan Adiknya dengan Ketua MK Anwar Usman

Jokowi Sudah Tiba di Solo, Hadiri Pernikahan Adiknya dengan Ketua MK Anwar Usman

Nasional
ICW Tak Sepakat Hukuman Mati Koruptor, Sebut Tak Akan Beri Efek Jera

ICW Tak Sepakat Hukuman Mati Koruptor, Sebut Tak Akan Beri Efek Jera

Nasional
Pemerintah Putuskan Cabut Ketentuan soal Dokter Gigi dan Pengacara di RKUHP

Pemerintah Putuskan Cabut Ketentuan soal Dokter Gigi dan Pengacara di RKUHP

Nasional
Mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang Raih Penghargaan 'Life Time Achievement' dari MACC

Mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang Raih Penghargaan "Life Time Achievement" dari MACC

Nasional
UPDATE 25 Mei: Lebih dari 200 Juta Orang Sudah Divaksinasi Dosis 1

UPDATE 25 Mei: Lebih dari 200 Juta Orang Sudah Divaksinasi Dosis 1

Nasional
Komisi III dan Pemerintah Sepakat RKUHP Dibawa Ke Paripurna, Target Pengesahan Juli 2022

Komisi III dan Pemerintah Sepakat RKUHP Dibawa Ke Paripurna, Target Pengesahan Juli 2022

Nasional
UPDATE 25 Mei: Sebaran 315 Kasus Baru Covid-19, DKI Terbanyak

UPDATE 25 Mei: Sebaran 315 Kasus Baru Covid-19, DKI Terbanyak

Nasional
Pemerintah dan Komisi III DPR Sepakat RUU Pemasyarakatan Dibawa ke Paripurna

Pemerintah dan Komisi III DPR Sepakat RUU Pemasyarakatan Dibawa ke Paripurna

Nasional
Profil Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Bangsawan yang Jadi Wakil Presiden Ke-2 RI

Profil Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Bangsawan yang Jadi Wakil Presiden Ke-2 RI

Nasional
KPK: Pencarian Harun Masiku Tak Bisa Disampaikan Detail ke Publik

KPK: Pencarian Harun Masiku Tak Bisa Disampaikan Detail ke Publik

Nasional
UPDATE 25 Mei: Kasus Kematian akibat Covid-19 Bertambah 5

UPDATE 25 Mei: Kasus Kematian akibat Covid-19 Bertambah 5

Nasional
UPDATE 25 Mei: 86.020 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,88 Persen

UPDATE 25 Mei: 86.020 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 1,88 Persen

Nasional
UPDATE 25 Mei: Ada 3.606 Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 25 Mei: Ada 3.606 Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
UPDATE 25 Mei: Tambah 232, Total Kasus Covid-19 Sembuh 5.893.860

UPDATE 25 Mei: Tambah 232, Total Kasus Covid-19 Sembuh 5.893.860

Nasional
UPDATE 25 Mei: Ada 3.011 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 Mei: Ada 3.011 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.