Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Tingkatkan Kasus Swab Test Rizieq di RS Ummi ke Tahap Penyidikan

Kompas.com - 07/12/2020, 17:09 WIB
Devina Halim,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi meningkatkan status kasus kontroversi tes usap (swab test) pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat, dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Namun, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini.

"Mulai hari ini perkara tersebut dinaikkan ke proses penyidikan," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020). 

Baca juga: Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Peningkatan status tersebut disepakati setelah penyidik Polda Jawa Barat dan Polres Bogor melakukan gelar perkara pada Senin pagi tadi.

Dugaan tindak pidana yang ditemukan dalam kasus itu terkait menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah.

"Terkait dugaan pelanggaran Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular," ucap Awi.

Baca juga: RS Ummi, MER-C, dan Misteri Hasil Swab Test Rizieq Shihab

Ancaman hukuman yang tertuang dalam pasal tersebut yakni penjara paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp 1 juta.

Sebelumnya, Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat dan beberapa pegawai RS Ummi lainnya dilaporkan oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor ke Mapolresta Bogor Kota.

Mereka dilaporkan karena dinilai tidak kooperatif dan transparansi dalam memberikan keterangan tentang pelaksanaan tes usap (swab) terhadap Rizieq Shihab yang katanya dilakukan di rumah sakit itu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com