Cegah Politik Uang, Bawaslu akan Patroli Saat Masa Tenang 6-8 Desember

Kompas.com - 05/12/2020, 16:28 WIB
Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaKomisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melakukan patroli pengawasan antipolitik uang selama tahapan masa tenang Pilkada 2020.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, patroli ini akan dilakukan serentak pada Minggu (6/12/2020) hingga Selasa (8/12/2020).

" Patroli dilakukan serentak di seluruh daerah yang menyelenggarakan Pilkada untuk mencegah praktik politik uang terutama untuk memengaruhi kecenderungan pilihan pemilih," kata Afifuddin dalam peluncuran patroli pengawasan yang digelar secara daring, Sabtu (5/12/2020).

Pada peluncuran patroli pengawasan, Bawaslu melakukan apel serentak kepada pengawas pemilu seluruh Indonesia.

Ia mengatakan, Bawaslu juga akan melibatkan kepolisian dalam hal patroli pengawasan antipolitik uang ini.

"Anggota polisi turut turun bersama pengawas pemilu untuk memastikan tidak ada tindak pidana pemilihan itu," ujarnya.

Baca juga: Bawaslu Temukan 37 Dugaan Pelanggaran Politik Uang pada Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi

Adapun patroli ini diselenggarakan untuk memastikan masa tenang bebas dari kegiatan politik uang yang berpotensi memengaruhi preferensi pemilih pada pemungutan suara Pilkada 2020.

Afifuddin melihat, masih adanya kemungkinan alat peraga atau bahan kampanye yang belum dibersihkan, terlebih praktik politik uang.

"Pencegahan ini semakin penting dilakukan mengingat berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu pada 10 hari ketujuh kampanye, setidaknya ditemukan 37 dugaan pelanggaran praktik politik uang. Kasus ini ditemukan di 26 kabupaten/kota," jelasnya.

Patroli ini, kata dia, tidak hanya soal mengawasi adanya praktik politik uang dalam masa tenang. Namun, ia menjelaskan bahwa Bawaslu juga akan memastikan pemilih memahami dan menegakkan protokol kesehatan Covid-19 pada saat pemungutan suara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X