Pemerintah Dorong Komitmen Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 04/12/2020, 12:29 WIB
Ilustrasi penyandang disabilitas. SHUTTERSTOCK/BRO.VECTORIlustrasi penyandang disabilitas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mendorong seluruh pihak untuk berkomitmen dalam melindungi dan memenuhi hak para penyandang disabilitas.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Tubagus Achmad Choesni, bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional, yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.

"Perlu jadi komitmen bersama untuk senantiasa kita hormati, lindungi, dan penuhi hak-hak penyandang disabilitas," ujar Choesni dalam Seminar Nasional Hari Disabilitas Internasional Tahun 2020, dikutip dari siaran pers, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Jokowi: Perlindungan bagi Penyandang Disabilitas Harus Berdasar HAM

Hak penyandang disabilitas yang harus dipenuhi tersebut antara lain dengan tidak bersikap diskriminatif dan memberikan kesempatan yang sama.

Kemudian memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam lingkungan bermasyarakat, serta menghargai perbedaan yang ada pada penyandang disabilitas sebagai bagian dari keberagaman bangsa.

"Pemerintah, organisasi masyarakat sipil, institusi akademik, dan sektor swasta didorong bermitra dengan organisasi disabilitas dalam merencanakan kegiatan dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas," kata Choesni.

Baca juga: Jokowi: Kalau Sangat Diperlukan, Saya Siap Terbitkan Aturan Lagi soal Penyandang Disabilitas 

Adapun data survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2018 menunjukkan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 30.385.772 jiwa atau sekitar 11,5 persen dari masyarakat Indonesia. Jumlah tersebut meliputi disabilitas ringan sampai berat dan ragamnya.

Choesni mengatakan, penyandang disabilitas merupakan bagian dari ragam masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, penyandang disabilitas tidak sepatutnya dipandang sebelah mata karena keterbatasan yang dimiliki.

" Penyandang disabilitas di Indonesia juga telah mengukir sejarah baru dan prestasi olahraga pada Asian Para Games 2018, di mana Indonesia menempati posisi kelima klasemen perolehan medali," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X