Merger Tiga Bank Syariah, Pemerintah Targetkan Aset Lebih dari Rp 200 Triliun

Kompas.com - 03/12/2020, 15:56 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan ucapan Peringatan Hari Pahlawan 2020, Selasa (10/11/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan ucapan Peringatan Hari Pahlawan 2020, Selasa (10/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menargetkan aset lebih dari Rp 200 triliun untuk bank-bank syariah yang akan dimerger menjadi satu bank syariah besar.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, dengan digabungkannya tiga bank syariah milik BUMN, yakni Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah, pemerintah juga berharap proyek-proyek besar dapat turut ditangani.

"Diharapkan dengan bank syariah besar ini dia akan memiliki aset lebih dari Rp 200 triliun dan diharapkan nanti bisa menangani proyek-proyek besar," ujar Ma'ruf dikutip dari acara Indonesia Bicara, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Wapres Minta Bank Syariah Hasil Merger Turut Gerakkan Bank Wakaf Mikro

Menurut Ma'ruf, hal tersebut tidak hanya dilakukan untuk proyek-proyek di tingkat nasional tetapi juga di tingkat global.

Hal itu juga dikarenakan aset yang dimiliki bank syariah hasil merger tersebut cukup besar.

Selain itu, kata dia, penggabungan bank syariah tersebut juga dilakukan karena pemerintah ingin ada semacam lembaga keuangan yang melayani kepentingan ekonomi syariah dari mulai level terkecil, mulai dari ultramikro, mikro kecil menengah, hingga yang besar sekalipun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demikian juga bank wakaf mikro, koperasi-koperasi syariah, BMT-BMT syariah, hingga bank-bank syariah yang buku II dan buku III.

"Dengan demikian kita harap adanya merger ini akan ada lembaga keuangan perbankan yang besar dan bisa melayani kepentingan-kepentingan bisnis syariah yang skalanya besar," kata dia.

Ditambah lagi, sejauh ini belum ada bank syariah di Tanah Air yang masuk 10 besar ke peringkat global.

Baca juga: Erick Thohir Sebut Hery Gunardi Dirut Bank Syariah Himbara

Dengan demikian, adanya merger tersebut juga diharapkan bisa membuat bank syariah Indonesia masuk ke jajaran 10 besar global.

"Termasuk himpunan dana dari dalam dan luar ekonomi keuangan syariah kita menjadi lebih besar lagi," ucap dia.

Pemerintah akan menggabungkan tiga bank syariah milik BUMN, yaitu Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah.

Rencananya, bank merger tersebut akan mulai beroperasi pada Februari 2021.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Robohnya Pohon Beringin di Jumat Kelabu

Robohnya Pohon Beringin di Jumat Kelabu

Nasional
Azis Syamsuddin Diduga Tak Hanya Terlibat dalam Satu Kasus, MAKI Dorong KPK Lakukan Pengembangan

Azis Syamsuddin Diduga Tak Hanya Terlibat dalam Satu Kasus, MAKI Dorong KPK Lakukan Pengembangan

Nasional
Hilangnya Demokratisasi Internal Dinilai Jadi Penyebab Banyak Kader Parpol Korupsi

Hilangnya Demokratisasi Internal Dinilai Jadi Penyebab Banyak Kader Parpol Korupsi

Nasional
LBH Sebut Terima 390 Aduan Tindakan Sewenang-wenang Aparat dalam Aksi #ReformasiDikorupsi 2019

LBH Sebut Terima 390 Aduan Tindakan Sewenang-wenang Aparat dalam Aksi #ReformasiDikorupsi 2019

Nasional
IDAI Sebut Tak Diikutsertakan Susun Persyaratan PTM dari Sisi Kesehatan

IDAI Sebut Tak Diikutsertakan Susun Persyaratan PTM dari Sisi Kesehatan

Nasional
Ketua IDAI: Kita Tak Mau Syarat Kesehatan untuk Pelaksanaan PTM Didiskon

Ketua IDAI: Kita Tak Mau Syarat Kesehatan untuk Pelaksanaan PTM Didiskon

Nasional
UPDATE: Sebaran 86 Kasus Covid-19 Meninggal di Indonesia, Tertinggi di Papua dengan 10 Kasus

UPDATE: Sebaran 86 Kasus Covid-19 Meninggal di Indonesia, Tertinggi di Papua dengan 10 Kasus

Nasional
UPDATE 26 September: 48,5 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 26 September: 48,5 Juta Orang Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE: Tambah 217.084, Total 38.076.424 Spesimen Covid-19 Sudah Diperiksa

UPDATE: Tambah 217.084, Total 38.076.424 Spesimen Covid-19 Sudah Diperiksa

Nasional
UPDATE 26 September: Sebaran 1.760 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jateng

UPDATE 26 September: Sebaran 1.760 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jateng

Nasional
UPDATE 26 September: 42.769 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 September: 42.769 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 September: Ada 380.082 Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 26 September: Ada 380.082 Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 2.976 Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia

UPDATE 26 September: Tambah 2.976 Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 86, Total Pasien Covid-19 Meninggal 141.467 Orang

UPDATE 26 September: Tambah 86, Total Pasien Covid-19 Meninggal 141.467 Orang

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 1.760, Kasus Covid-19 di Tanah Air Kini 4.208.013

UPDATE 26 September: Tambah 1.760, Kasus Covid-19 di Tanah Air Kini 4.208.013

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.