KILAS

Respons Cepat Kemensos Atasi Dampak Covid-19 Berbuah Penghargaan

Kompas.com - 02/12/2020, 08:03 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat menjadi pembicara dalam ajang Gatra Awards 2020, Selasa (01/12/2020). Dok. Humas KemensosMenteri Sosial Juliari P. Batubara saat menjadi pembicara dalam ajang Gatra Awards 2020, Selasa (01/12/2020).

KOMPAS.com - Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan, Kementerian Sosial ( Kemensos) terus melakukan respons cepat untuk memberikan perlindungan sosial terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

"Langkah penting yang ditempuh Kemensos di masa awal pandemi Covid-19 adalah melakukan refocusing program dan realokasi anggaran," kata Juliari.

Hal itu Juliari sampaikan saat menjadi pembicara dalam ajang Gatra Awards 2020Selasa (1/12/2020).

Juliari mengatakan, Kemensos juga melakukan koordinasi cepat dan intensif dengan pemerintah daerah terkait penetapan kuota penerima bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Baca juga: BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden

"Sebagai respon cepat terhadap Covid-19, Kemensos pun mengaktifkan dapur umum di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata Jakarta," imbuhnya.

Dapur umum tersebut, lanjut Juliari, didukung 150 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana). Mereka mampu memproduksi 6000 porsi makanan siap saji.

Kemudian, makanan itu didistribusikan untuk pekerja informal di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta yang terdampak karena pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tak hanya itu, Juliari mengatakan, Kemensos memberikan pula bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka selama belum ada bantuan resmi dari pemerintah pusat.

Baca juga: Dukung Kesejahteraan Sosial Pemuda Indonesia, Kemensos Jalin Kerja Sama dengan KOICA

" Bantuan ini menunjukkan bahwa negara hadir di tengah-tengah bencana dan ini sejalan dengan tagline #KemensosHADIR,” sambung Juliari.

Sementara itu, dalam bidang perlindungan sosial, Juliari mengatakan, Kemensos meluncurkan berbagai bantuan sosial ( bansos).

"Dalam bidang perlindungan sosial, Kemensos memberikan bansos reguler, bansos khusus, dan bansos tambahan," paparnya.

Untuk bansos reguler, Juliari mengatakan, Kemensos melakukan perluasan sasaran dan peningkatan indeks bantuan.

Baca juga: Ini Cara Kemensos untuk Lakukan Perbaikan Data Bansos Tahun 2021

“Bahkan, hingga saat ini, ada tiga bansos yang sudah rampung disalurkan dengan tepat waktu dan sasaran," katanya.

Juliari menjelaskan bansos yang telah selesai disalurkan, yakni bansos Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos Tunai untuk Peserta Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Non-PKH, dan Bantuan Sosial Beras (BSB).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Kerumunan dan Tes Usap Rizieq Shihab Akan Digelar di PN Jakarta Timur

Sidang Kasus Kerumunan dan Tes Usap Rizieq Shihab Akan Digelar di PN Jakarta Timur

Nasional
Kritik Perpres soal Investasi Miras, Sekum Muhammadiyah: Pemerintah Mestinya Bina Moral Masyarakat

Kritik Perpres soal Investasi Miras, Sekum Muhammadiyah: Pemerintah Mestinya Bina Moral Masyarakat

Nasional
Amien Rais Minta Jokowi Batalkan Perpres soal Investasi Miras

Amien Rais Minta Jokowi Batalkan Perpres soal Investasi Miras

Nasional
Irjen Napoleon Sebut Tak Ada Fakta yang Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Sebut Tak Ada Fakta yang Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Djoko Tjandra

Nasional
IDI Sarankan Cakupan Penerima Insentif Terkait Penanganan Covid-19 Diperluas

IDI Sarankan Cakupan Penerima Insentif Terkait Penanganan Covid-19 Diperluas

Nasional
KPU Siapkan Data Pemilih Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 untuk Vaksinasi Covid-19

KPU Siapkan Data Pemilih Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
Lembaga Eijkman: Pendonor Plasma Konvalesen Tak Akan Alami Efek Samping

Lembaga Eijkman: Pendonor Plasma Konvalesen Tak Akan Alami Efek Samping

Nasional
Dirut PT PAL Budiman Saleh Segera Diadili Terkait Korupsi di PT DI

Dirut PT PAL Budiman Saleh Segera Diadili Terkait Korupsi di PT DI

Nasional
Soal Pandemi Covid-19 Dapat Jadi Endemik, IDI: Masih Hipotesis

Soal Pandemi Covid-19 Dapat Jadi Endemik, IDI: Masih Hipotesis

Nasional
Doni Monardo Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Doni Monardo Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Nasional
Besok, KPU dan Kemenkes Teken MoU Akses Data Pemilih untuk Vaksinasi Covid-19

Besok, KPU dan Kemenkes Teken MoU Akses Data Pemilih untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
Pihak Kepolisian Tak Hadir, Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Kembali Ditunda

Pihak Kepolisian Tak Hadir, Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Kembali Ditunda

Nasional
Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan DPR Berjalan Tertib dan Sesuai Prokes

Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan DPR Berjalan Tertib dan Sesuai Prokes

Nasional
IDI: Vaksinasi Cara Paling Etis Capai Herd Immunity

IDI: Vaksinasi Cara Paling Etis Capai Herd Immunity

Nasional
Demokrat Anggap Jhoni Allen Memanipulasi Sejarah Pendirian Partai

Demokrat Anggap Jhoni Allen Memanipulasi Sejarah Pendirian Partai

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X