BPIP Sebut Teroris Anut Ideologi Kematian karena Tak Pernah Memikirkan Kehidupan

Kompas.com - 01/12/2020, 16:48 WIB
Staff Khusus Dewan Pengarah BPIP, Romo Benny Susetyo di Gedung Kompas (Dok. KOMPAS/EKA PANGESTU TANDIO) Staff Khusus Dewan Pengarah BPIP, Romo Benny Susetyo di Gedung Kompas

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) Romo Benny Susetyo menyebut aksi keji yang dilancarkan kelompok teroris karena mereka menganut ideologi kematian.

Hal itu diungkapkan untuk merespons kasus pembunuhan satu keluarga yang diduga dilakukan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020).

"Ideologi terorisme sebenarnya adalah ideologi kematian. Cara berpikir, bertindak, bernalar mereka tidak pernah memikirkan kehidupan," ujar Romo Benny dalam Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Selasa (1/12/2020).

Dengan ideologi kematian yang dianutnya, kata Romo Benny, para anggota teroris sering melakukan teror yang berakhir dengan jatuhnya korban jiwa.

Baca juga: Kepala BNPT: Satgas Tinombala Perluas Lokasi Pengejaran Kelompok Teroris MIT

Aksi teror itu, imbuh dia, tak jarang juga bertujuan untuk memunculkan kekhawatiran masyarakat. Selain itu, hal tersebut juga tidak mencerminkan ajaran agama tertentu.

"Jadi ini sebenarnya tidak ada kaitannya dengan agama, dengan isu yang harusnya masyarakat tidak terpancing ke situ," kata Romo Benny.

Romo Benny pun berharap agar ideologi kematian yang ditebarkan teroris menyebar ke generasi muda. Oleh karena itu, aparat keamanan dan pemerintah perlu membangun counter narasi melawan ideologi tersebut.

Tujuannya, supaya generasi muda terbangun dengan ideologi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Karena saya yakin terorisme musuh semua agama dan setiap agama mengutuk," tegas dia.

Kasus serangan tersebut terungkap setelah seorang anggota Polsek Palolo menerima informasi adanya kasus pembunuhan di Dusun Lima Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Sebut Jumlah Pengangguran di Indonesia Saat Ini Hampir 10 Juta

Jokowi Sebut Jumlah Pengangguran di Indonesia Saat Ini Hampir 10 Juta

Nasional
Wapres Pastikan Nilai Uang yang Diwakafkan Akan Terjaga

Wapres Pastikan Nilai Uang yang Diwakafkan Akan Terjaga

Nasional
Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Nasional
Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

Nasional
Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

Nasional
KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

Nasional
Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

Nasional
Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

Nasional
[POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

[POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

Nasional
Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

Nasional
Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

Nasional
BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

Nasional
PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

Nasional
UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X