KILAS

Jokowi Ingatkan Satgas Covid-19 Jangan Kendor dan Tingkatkan Kewaspadaan

Kompas.com - 01/12/2020, 14:48 WIB
Doni Monardo sampaikan arahan Presiden Jokowi terkait penanganan Covid-19 di Istana, Senin (30/11/2020).
DOK. covid19.go.idDoni Monardo sampaikan arahan Presiden Jokowi terkait penanganan Covid-19 di Istana, Senin (30/11/2020).

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) mengingatkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tidak boleh kendor dan harus tetap meningkatkan kewaspadaan.

Hal tersebut dikatakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Doni Monardo usai pengarahan Jokowi kepada Satgas Covid-19 dan para pejabat di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/11/2020).

“Dengan peringatan Bapak Presiden, ini membuat kami senantiasa tetap waspada,” ujar Doni, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (12/01/2020).

Doni menjelaskan, pada dasarnya Presiden Jokowi setiap saat selalu mengikuti perkembangan data Covid-19 hari demi hari. Bahkan, Jokowi sangat mencermati ketika terjadi kenaikan kasus.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sidak Warkop di Pontianak yang Dipenuhi Mahasiswa, 7 Orang Positif

“Dan ketika ada kasus yang bertambah, beliau pasti memberikan atensi dan meminta kepada para menteri untuk ikut memberikan dukungan kepada daerah-daerah yang mengalami angka peningkatan positif Covid-19,” jelas Doni.

Hal ini, lanjut dia, merupakan bentuk perhatian Presiden kepada kesehatan dan keamanan seluruh masyarakat.

“Bahwa pemerintah pusat selalu hadir bersama masyarakat di berbagai daerah,” kata Doni.

Lebih lanjut Doni mengatakan, berdasarkan data yang disampaikan Presiden, memang betul dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi kenaikan kasus aktif.

Baca juga: Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

“Minggu lalu, kasus aktif berada pada posisi 12,78 persen. Sementara itu, minggu ini posisinya berada di 13,41 persen,” jelasnya.

Meskipun demikian, kata Doni, angka kesembuhan minggu lalu berada pada posisi 84,03 persen, sedangkan minggu ini turun sedikit menjadi 83,44 persen.

“Untuk itu Bapak Presiden meminta kami supaya bekerja keras,” kata Doni.

Menurut Doni, perkembangan ini masih lebih baik bila dibandingkan dengan kasus yang terjadi secara global. Sebab, hampir semua negara di dunia telah mengalami kenaikan kasus yang sangat tinggi.

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19: Kami Minta Rizieq Shihab untuk Kooperatif dan Beri Teladan

“Angka kesembuhan global sekarang ini berada pada posisi 69,04 persen, sedangkan di Indonesia adalah 83,44 persen,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X