Jubir Sebut Ma'ruf Amin Tak Kontak Intens dengan Anies Baswedan di Munas MUI

Kompas.com - 01/12/2020, 14:12 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan di acara peluncuran The State of Global Islamic Economy Report 2020/2021, Selasa (17/11/2020) secara virtual. Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan di acara peluncuran The State of Global Islamic Economy Report 2020/2021, Selasa (17/11/2020) secara virtual.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin diketahui belum lama ini berada dalam satu ruangan dan acara yang sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yaitu Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia (Munas MUI).

Anies Baswedan diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 yang diumumkan pada Selasa (1/12/2020).

Meski demikian, Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengatakan bahwa Wapres Ma'ruf tidak melakukan kontak intens dengan Anies Baswedan.

"Tidak (kontak intens dengan Anies). Tidak bersalaman, artinya bersalaman secara jauh dan masing-masing itu pakai masker, jarak diperhatikan," ujar Masduki kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Masduki mengatakan, baik di Presiden maupun Wapres, protokol tetap (protap) yang dikenakan kepada setiap orang sangat ketat.

Pengetesan Covid-19, kata dia, dilakukan secara berkala. Bahkan setiap minggu tes swab harus dilakukan.

"Kalau di Presiden dan Wapres itu protapnya sangat ketat. Jadi semuanya itu sudah pasti dilakukan pengetesan secara berkala," kata dia.

Ia mengatakan, biasanya setelah di-swab, maka keesokan harinya akan ada pengumuman.

Apabila ada yang positif, kata dia, maka mereka yang dites tersebut pada malam hari setelah tes akan langsung diberi informasi.

"Kemarin Alhamdulillah dari semua yang dites itu tidak ada yang positif. Sampai sekarang tidak ada pengumuman, mestinya Insya Allah negatif dan begitu seterusnya setiap pekan kami menjalankan seperti itu," kata dia.

Baca juga: Doni Monardo: Kasus Covid-19 Indonesia Masih Lebih Baik dari Global, Tetap Waspada

Masduki mengatakan, hal yang sama juga dilakukan kepada Wapres.

Apalagi, Wapres beberapa hari ini tidak banyak berhubungan dengan orang lain.

"Yang bersangkutan memang tidak banyak berhubungan dengan orang karena beliau tidak banyak keluar kecuali ke Munas MUI dan ke Bekasi itu. Pasti setelah itu ada rangkaian protokol kesehatan yang dilakukan," ujar Masduki.

Selain itu, kata dia, saat Wapres menghadiri acara Munas MUI itu pun, protokol kesehatan di acara tersebut sangat ketat.

Sebab, protokol kesehatan langsung diatur oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

Baca juga: Doni Monardo: Presiden Jokowi Minta Menteri Dukung Daerah yang Alami Peningkatan Kasus

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Lebih dari 70 Persen

Satgas: Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Lebih dari 70 Persen

Nasional
Serba-serbi Sistem ETLE yang Disinggung Komjen Listyo Sigit...

Serba-serbi Sistem ETLE yang Disinggung Komjen Listyo Sigit...

Nasional
Kapasitas RS Hampir Penuh, Masyarakat Diminta Kerja Sama Putus Penularan Covid-19

Kapasitas RS Hampir Penuh, Masyarakat Diminta Kerja Sama Putus Penularan Covid-19

Nasional
Menanti Realisasi Vaksinasi Mandiri dari Pemerintah

Menanti Realisasi Vaksinasi Mandiri dari Pemerintah

Nasional
Kasus Kematian Tertinggi Selama Pandemi hingga Peluang Vaksinasi Mandiri

Kasus Kematian Tertinggi Selama Pandemi hingga Peluang Vaksinasi Mandiri

Nasional
PPKM Jawa-Bali Jilid 2, Alasan Perpanjangan hingga Perbedaan dengan Periode Pertama

PPKM Jawa-Bali Jilid 2, Alasan Perpanjangan hingga Perbedaan dengan Periode Pertama

Nasional
Kerja Sama dengan BUMN, Risma Bantu Pemulung Dapatkan Pekerjaan

Kerja Sama dengan BUMN, Risma Bantu Pemulung Dapatkan Pekerjaan

Nasional
Edhy Prabowo Minta Keluarga Dibolehkan Menjenguk ke Rutan KPK

Edhy Prabowo Minta Keluarga Dibolehkan Menjenguk ke Rutan KPK

Nasional
MK: Paling Lama 24 Maret 2021 Seluruh Sengketa Pilkada Harus Sudah Diputus

MK: Paling Lama 24 Maret 2021 Seluruh Sengketa Pilkada Harus Sudah Diputus

Nasional
KNKT Lanjutkan Pencarian CVR meskipun Operasi SAR Sriwijaya Air Dihentikan

KNKT Lanjutkan Pencarian CVR meskipun Operasi SAR Sriwijaya Air Dihentikan

Nasional
Satgas: Hampir Separuh Zona Merah Covid-19 Berada di Jawa dan Bali

Satgas: Hampir Separuh Zona Merah Covid-19 Berada di Jawa dan Bali

Nasional
Kasus Asabri, Kejagung Periksa Eks Dirut sebagai Saksi

Kasus Asabri, Kejagung Periksa Eks Dirut sebagai Saksi

Nasional
PPKM Diperpanjang, Ini Aturan yang Berubah dan Tetap Berlaku

PPKM Diperpanjang, Ini Aturan yang Berubah dan Tetap Berlaku

Nasional
Kisah Nenek Minah dan Janji Listyo Sigit agar Hukum Tak Tajam ke Bawah

Kisah Nenek Minah dan Janji Listyo Sigit agar Hukum Tak Tajam ke Bawah

Nasional
Tim Khusus Polri Masih Pelajari Kesimpulan Komnas HAM soal Penembakan Laskar FPI

Tim Khusus Polri Masih Pelajari Kesimpulan Komnas HAM soal Penembakan Laskar FPI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X