Banjir di Tebing Tinggi, Ribuan Rumah Terendam dan 114 KK Mengungsi

Kompas.com - 29/11/2020, 15:32 WIB
Seorang warga menggendong anaknya melintasi genangan air di Kota Tebing Tinggi pada Sabtu (28/11/2020). Satu pleton personil Brimob Batalyon B Pelopor Polda Sumut diturunkan untuk membantu proses evakuasi warga maupun barang. Dok. Brimob Polda SumutSeorang warga menggendong anaknya melintasi genangan air di Kota Tebing Tinggi pada Sabtu (28/11/2020). Satu pleton personil Brimob Batalyon B Pelopor Polda Sumut diturunkan untuk membantu proses evakuasi warga maupun barang.

MEDAN, KOMPAS.com - Ribuan rumah di 5 kecamatan di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Padang.

Tercatat 114 kepala keluarga mengungsi akibat banjir tersebut. Saat ini banjir sudah semakin surut. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi, Wahid Sitorus menjelaskan, banjir itu tersebar di Kecamatan Tebingtinggi Kota, Padang Hulu Rambutan, Bajenis, dan Padang Hilir. 

Baca juga: 2 Sungai Meluap, 4 Kecamatan di Tebing Tinggi Kebanjiran

Dilihat dari data yang ada, lanjut Wahid, ada 8.368 kepala keluarga atau 32.173 jiwa yang menghuni di 6.663 rumah yang terendam sejak Jumat (27/11/2020) dini hari. 

"Tapi sekarang sudah mulai surut banjirnya. Dan di lapangan sudah ada 70 posko banjir," katanya ketika dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (29/11/2020) sore. 

Wahid menambahkan, sebagian besar masyarakat memang masih berada di rumahnya.

Tercatat, ada 114 kepala keluarga atau 370 jiwa yang terpaksa mengungsi. Mereka berasal dari Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan sebanyak 89 KK dan Pagar Merbau, Kecamatan Padang Hulu, 25 KK. 

"Dengan semakin surutnya air, lalu lintas semakin lancar. Tapi memang untuk hari ini (banjir) yang masih setinggi 1 meter itu di Kelurahan Lalang," ungkapnya. 

Mobil dapur lapangan

Satuan Brimob Polda Sumut hadir guna membantu proses evakuasi warga dan juga gelar Mobil Dapur Lapangan dan membagikan makanan sebagai bentuk kepedulian Satuan Brimob Polda Sumut kepada masyarakat terdampak banjir.Dok. Brimob Polda Sumut Satuan Brimob Polda Sumut hadir guna membantu proses evakuasi warga dan juga gelar Mobil Dapur Lapangan dan membagikan makanan sebagai bentuk kepedulian Satuan Brimob Polda Sumut kepada masyarakat terdampak banjir.

Sementara itu, Satuan Brimob Polda Sumut hadir guna membantu proses evakuasi warga dan juga menggelar Mobil Dapur Lapangan dan membagikan makanan sebagai bentuk kepedulian Satuan Brimob Polda Sumut kepada masyarakat terdampak banjir. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X