Pesan Wapres untuk Pimpinan MUI, soal Sikap Moderat hingga Ekonomi Syariah

Kompas.com - 27/11/2020, 12:51 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat membuka simposium nasional studi dan relasi lintas agama berparadigma Pancasila yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara daring, Kamis (10/9/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat membuka simposium nasional studi dan relasi lintas agama berparadigma Pancasila yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara daring, Kamis (10/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan tiga pesan kepada pimpinan Majelis Ulama Indonesia ( MUI) periode 2020-2025, saat acara penutupan Musyawarah Nasional X MU, di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Sebelumnya, Ma'ruf merupakan Ketua Umum MUI dan menjadi ketua umum nonaktif setelah terpilih menjadi Wakil Presiden.

"Saya selaku Wakil Presiden dan juga sebagai alumni pimpinan MUI benar-benar ingin menitipkan tiga hal yang saya nilai sangat penting," kata Ma'ruf.

Baca juga: Maruf Amin Kini Jadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Periode 2020-2025

Pertama, Ma'ruf berharap agar MUI teguh dalam menjaga dan mendorong pengarusutamaan Islam Wasathiyah.

Hal tersebut mencakup cara berpikir, bersikap dan bertindak secara moderat (tawassuth), tidak berlebihan (ifrathi), tidak berlaku masa bodoh (tafrithi), tidak terlalu rigid (tasyaddudi), dan tidak terlalu longgar atau permisif (tasahuli).

"Komitmen untuk tetap menjadikan Islam Wasathiyah sebagai cara berpikir, bersikap, dan bertindak harus tetap menjadi pedoman dalam setiap kiprah MUI di masa yang akan datang," kata Ma'ruf.

Baca juga: Ini Susunan Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI Periode 2020-2025

Kedua, Ma'ruf meminta MUI terus melakukan upaya pembenahan dan perbaikan. Ia mengatakan, prinsip yang bisa dijadikan landasan upaya perbaikan tersebut adalah melakukan perbaikan kepada yang lebih baik secara terus menerus (continuous improvement). 

"Melalui upaya perbaikan secara berkelanjutan tersebut diharapkan MUI semakin lebih baik dalam menjalankan fungsinya, terutama fungsi sebagai pelayan umat (khadimul ummah) dan mitra pemerintah (shadiqul hukumah)," kata dia.

Baca juga: Tutup Munas Ke-10 MUI, Wapres: Pemerintah dan Masyarakat Miliki Harapan Besar

Ketiga, Ma'ruf meminta agar MUI terus mendukung dan mengawal pengembangan ekonomi keuangan syariah di Tanah Air. Pasalnya, hal tersebut merupakan basis dan tumpuan kehidupan ekonomi sebagian besar umat.

"Dan telah menjadi bagian integral dari struktur perekonomian nasional," ucap Ma'ruf.

Baca juga: Miftachul Akhyar Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Periode 2020-2025

Adapun dalam Munas MUI, Ma'ruf terpilih menjadi Ketua Dewan Pertimbangan MUI periode 2020-2025.

Sementara, Ketua Umum MUI periode 2020-2025 kini diemban oleh K.H. Miftachul Akhyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X