Polri Turunkan 191.584 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru 2021

Kompas.com - 25/11/2020, 13:21 WIB
Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono tiba untuk menyampaikan konferensi pers tentang kebakaran gedung Kejaksaan Agung di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10/2020). Tim penyidik gabungan Bareskrim Polri menetapkan delapan tersangka kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang terjadi pada 22 Agustus lalu. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono tiba untuk menyampaikan konferensi pers tentang kebakaran gedung Kejaksaan Agung di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10/2020). Tim penyidik gabungan Bareskrim Polri menetapkan delapan tersangka kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang terjadi pada 22 Agustus lalu.
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri akan mengerahkan 191.584 personelnya untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru 2021.

“Kita ada 191.584 personel yang kita libatkan dalam Operasi (Lilin) tersebut. Kita juga membuat 4.216 pos pelayanan dan pos pengamanan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020).

Dalam rangka mengamankan Natal dan Tahun Baru 2021, Polri menggelar operasi yang diberi sandi Operasi Lilin.

Argo menuturkan, operasi itu akan digelar sejak 23 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Dalam operasi itu, ia  menambahkan, aparat kepolisian tidak akan melakukan kegiatan represif.

“Tidak ada represif, jadi simpati kita kedepankan. Misalnya, ada masyarakat yang menggunakan kendaraan melintas di jalan seandainya tidak menggunakan masker, nanti kepolisian kerja sama dengan instansi terkait akan memberikan masker,” tuturnya.

“Maupun hand sanitizer ataupun nanti ada sembako yang akan kita berikan,” sambung Argo.

Baca juga: Nasib Cuti Bersama pada Akhir Tahun Ini Akan Dibahas di Tingkat Menteri

Saat ini, pemerintah sedang membahas rencana pelaksanaan cuti bersama di akhir tahun 2020.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, jatah libur akhir tahun dan pengganti cuti Idul Fitri pada Desember nanti akan segera dibahas di tingkat menteri.

Pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan jatah libur akhir tahun dan pengganti cuti Idul Fitri pada Desember tersebut dikurangi.

Muhadjir mengatakan, pembahasan terkait hal itu di tingkat menteri akan segera dibahas pada Kamis (26/11/2020) nanti.

"Insya Allah, Kamis dibahas di tingkat Menteri," ujar Muhadjir kepada Kompas.com, Selasa (24/11/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X