Menaker: Bantuan Subsidi Upah Gelombang II Masih Proses Penyaluran

Kompas.com - 25/11/2020, 12:21 WIB
Menaker Ida Fauziyah berikan sambutan sekaligus pengarahan pada acara Rakor LSP bertema Sertifikasi sebagai Jaminan Mutu Tenaga Kerja Kompeten di Jakarta, Selasa (17/11/2020).
DOK. Humas KemnakerMenaker Ida Fauziyah berikan sambutan sekaligus pengarahan pada acara Rakor LSP bertema Sertifikasi sebagai Jaminan Mutu Tenaga Kerja Kompeten di Jakarta, Selasa (17/11/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, bantuan subsidi upah (BSU) gelombang kedua masih dalam proses penyaluran ke rekening penerima.

Menurut Ida, hingga Senin (23/11/2020), penyaluran BSU gelombang kedua baru terealisasi sebanyak Rp 7,1 triliun dari total anggaran Rp 13,2 triliun.

"Untuk gelombang kedua ini masih dalam proses realisasi penyaluran dari bank penyalur ke penerima program," kata Ida dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Banyak Pekerja Belum Terima Subsidi Gaji Termin II, Ini Penjelasan Menaker

Ia memaparkan baru sekitar 5,9 juta pekerja yang menerima BSU gelombang kedua. Sementara itu, target penerima yaitu sebanyak 11 juta pekerja.

Sementara itu, realisasi anggaran penyaluran BSU gelombang pertama mencapai 98,78 persen, yaitu sebesar Rp 14,7 triliun dari total anggaran Rp 14,8 triliun.

Ida menyebutkan, masih ada 151.123 pekerja yang belum mendapatkan penyaluran BSU di gelombang pertama.

"Realisasi penerima gelombang pertama sebanyak 12,2 juta orang dan yang belum dapat disalurkan sebanyak 151 ribu orang," tuturnya.

Baca juga: Pengangguran Naik Saat Pandemi, Menaker Ida Janji Tingkatkan Kompetensi Pencari Kerja

BSU merupakan bantuan langsung tunai (BLT) yang disalurkan kepada para pekerja atau buruh dengan gaji kurang dari Rp 5 juta per bulan. BSU sebesar Rp 600.000 disalurkan selama empat bulan pada Oktober-Desember.

Bantuan disalurkan secara bertahap yakni termin I sebesar Rp 1,2 juta pada September-Oktober 2020 dan termin II sebesar Rp 1,2 juta pada November-Desember 2020.

Ida mengatakan, total anggaran BSU mencapai Rp 29,76 triliun dengan target penerima 12,4 juta pekerja.

"Anggaran yang teralokasi sebesar Rp 29,7 triliun dengan target 12,4 juta pekerja. Diberikan dalam bentuk uang Rp 600.000 selama empat bulan bertahap," kata Ida.

Baca juga: UMK 2021 Kota Bekasi Diusulkan Naik 4,21 Persen, Ini Tanggapan Menaker



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X