Satgas Sebut Rumah Sakit di 4 Provinsi Alami Kenaikan Jumlah Pasien Covid-19

Kompas.com - 23/11/2020, 22:20 WIB
Doni Monardo menyampaikan aturan tindak tegas kepada pelanggar protokol kesehatan saat akan melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta di Bandara Halim Perdana Kusuma, Kamis (19/11/2020).
DOK. covid19.go.idDoni Monardo menyampaikan aturan tindak tegas kepada pelanggar protokol kesehatan saat akan melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta di Bandara Halim Perdana Kusuma, Kamis (19/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut ada kenaikan jumlah pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit di empat provinsi yakni Banten, Jawa Barat, Jakarta, dan Jawa Tengah

Menurut dia, lonjakan pasien Covid-19 di keempat provinsi tersebut disebabkan oleh kerumunan di tempat wisata saat libur panjang pada akhir Oktober.

"Sejumlah RS di Banten dan juga di Jawa Barat serta Jawa Tengah mengalami peningkatan sudah di atas 70 persen untuk ruang ICU. Sedangkan Jakarta, angka keterisian ruang ICU mencapai 69,5 persen. Tetapi ini pun harus bisa kita upayakan untuk tidak bertambah lagi," kata Doni usai rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Masyarakat yang Ikut Kerumunan di Bandara Soetta, Petamburan, Tebet, dan Megamendung Diminta Test Covid-19, Satgas: Gratis

Hal itu, kata Doni, diperparah dengan kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta saat penjemputan Pimpinan FPI Rizieq Shihab dan acara Rizieq selainnya di Petamburan, Jakarta Barat, serta Megamendung, Kabupaten Bogor.

Di sisi lain, menurut Doni, penanganan Covid-19 di Indonesia menunjukkan hasil yang cukup baik lantaran beberapa indikator berada di bawah rata-rata angka dunia.

Ia memaparkan, saat ini kasus aktif di Indonesia 12,78 persen sedangkan kasus aktif dunia sebesar 28,43 persen.

Dengan demikian ada selisih sebesar 15,65 persen antara kasus aktif Indonesia dengan dunia.

Baca juga: Satgas Covid-19 Minta Warga yang Berkerumun di Soekarno-Hatta hingga Petamburan Bersedia Dites Usap

Selain itu angka kesembuhan di Indonesia sebesar 84,03 persen sedangkan rata-rata tingkat kesembuhan dunia sebesar 69,20 persen.

Dengan demikian tingkat kesembuhan Covid-19 di Indonesia lebih tinggi 14,83 persen dibandingkan rata-rata dunia.

"Prestasi ini tentunya harus kita jaga dan kita pertahankan," lanjut dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X