Wapres Minta Bank Syariah Hasil Merger Turut Gerakkan Bank Wakaf Mikro

Kompas.com - 23/11/2020, 18:06 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan ucapan Peringatan Hari Pahlawan 2020, Selasa (10/11/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan ucapan Peringatan Hari Pahlawan 2020, Selasa (10/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta tiga bank syariah yang dimerger, yakni Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah turut menggerakkan bank wakaf mikro yang ada di pesantren.

Hal tersebut merupakan salah satu tugas yang diberikan Wapres Ma'ruf terhadap bank syariah yang dimerger tersebut.

" Bank syariah diharapkan menggerakkan bank wakaf mikro yang ada di pesantren-pesantren supaya lengkap. Jadi dari A-Z bank syariah menangani berbagai kebutuhan masyarakat," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Rencana Merger Tiga Bank Syariah, Wapres Minta Masyarakat Tak Khawatir

Masduki mengatakan, merger bank syariah memang lebih difokuskan untuk menangani korporasi-korporasi besar.

Sebab, selama ini yang menangani bisnis-bisnis korporasi dengan dana-dana besar cenderung bank konvensional.

"Dengan adanya tiga bank merger syariah itu nanti bisa berkompetisi dengan bank-bank konvensional bahkan bisa kerja sama dengan cara-cara tertentu yang masih bisa dipertahankan tingkat kesyariahannya," kata dia.

Dengan demikian, kata dia, bank merger pun bisa bermain dalam skala besar yang juga tidak hanya nasional tetapi secara internasional.

Baca juga: Wapres: Merger Bank Syariah BUMN Tak Menutup Akses UMKM Mendapatkan Permodalan

 

Kendati demikian, Masduki mengingatkan bahwa apa yang diharapkan Wapres yakni bank syariah hasil merger dapat membantu bank wakaf mikro untuk pembiayaan di tingkat yang kecil.

Wapres berharap bank wakaf mikro dapat berkembang menjadi lebih besar. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X