Polri Siap Diklarifikasi Kompolnas soal Penurunan Baliho Rizieq Shihab oleh TNI

Kompas.com - 23/11/2020, 17:29 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan keterangan pers tentang kasus penerbitan Rednotice - Ujaran kebencian di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/10/2020). Bareskrim Polri melimpahkan penahanan terhadap empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi penghapusan red notice di Interpol terhadap buronan kasus cessie Bank Bali Djoko S Tjandra yang akan segera maju ke pengadilan. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.  *** Local Caption ***   ANTARA FOTO/RENO ESNIRKaro Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono memberikan keterangan pers tentang kasus penerbitan Rednotice - Ujaran kebencian di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/10/2020). Bareskrim Polri melimpahkan penahanan terhadap empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi penghapusan red notice di Interpol terhadap buronan kasus cessie Bank Bali Djoko S Tjandra yang akan segera maju ke pengadilan. ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj. *** Local Caption ***
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri mengaku akan segera menjawab pertanyaan atau permintaan klarifikasi dari Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas) apabila sudah menerima surat resmi.

Adapun klarifikasi tersebut terkait penertiban pencopotan baliho dan spanduk pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh TNI.

“Insya Allah kalau memang ada surat klarifikasi dari Kompolnas, tentunya kita akan segera jawab dan akan sampaikan kembali ke Kompolnas,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Markas Kodam Jaya Dipenuhi Karangan Bunga Setelah TNI Copot Baliho Rizieq Shihab

Ia mengklaim selama ini pihaknya sangat menghormati pengawasan yang dilakukan Kompolnas.

Menurut Awi, pihak kepolisian tidak pernah menghalang-halangi kinerja Kompolnas sebagai lembaga pengawas.

“Saya juga pernah jadi Irwasda, kalau ada surat klarifikasi, kalau ada tim Kompolnas turun langsung ke wilayah, kita akan bantu sepenuhnya,” tuturnya.

“Karena memang itu bentuk transparansi Polri terkait dengan pengawas eksternal. Kita tidak pernah menghalang-halangi,” sambung dia.

Sebelumnya diberitakan, Kompolnas berencana meminta klarifikasi dari Polri terkait penertiban baliho oleh TNI, dikarenakan hal itu merupakan tugas dari kepolisian dan Satpol PP.

Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim mengatakan dalam waktu dekat Kompolnas akan bertanya perihal adakah koordinasi dengan Polri sebelum TNI melakukan pencopotan baliho.

Menurutnya, pertanyaan tersebut akan disampaikan kepada Kapolri melalui surat.

Baca juga: Penjelasan Kodam Jaya soal Perempuan Berbaju Kotak-kotak di Ranpur Saat Penertiban Baliho Rizieq

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X