Doni Monardo: Vaksin Terbaik adalah Patuh pada Protokol Kesehatan

Kompas.com - 23/11/2020, 14:27 WIB
Doni Monardo menyampaikan aturan tindak tegas kepada pelanggar protokol kesehatan saat akan melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta di Bandara Halim Perdana Kusuma, Kamis (19/11/2020).
DOK. covid19.go.idDoni Monardo menyampaikan aturan tindak tegas kepada pelanggar protokol kesehatan saat akan melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta di Bandara Halim Perdana Kusuma, Kamis (19/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas ( Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, Doni menyebut, sebelum vaksin siap diberikan, vaksin terbaik adalah protokol kesehatan.

"Walaupun pemerintah telah menyiapkan sebuah program vaksin, namun dalam berbagai kesempatan bapak presiden selalu mengatakan, sebelum vaksin ini diberikan kepada masyarakat maka vaksin terbaik hari ini adalah patuh kepada protokol kesehatan," kata Doni usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, dipantau melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Kemenag Usul Vaksin Covid-19 untuk Jemaah Haji Sesuai Rekomendasi Arab Saudi

Protokol kesehatan yang dimaksud Doni yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan air mengalir.

Tidak lupa, masyarakat juga diminta menghindari kerumunan massa.

Jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan, kepala daerah dan Satgas harus melakukan penertiban dan penegakkan sanksi.

"Kami berharap ketegasan dari seluruh Satgas baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota untuk melaksanakan aturan yang telah disusun oleh pemerintah daerah, baik itu peraturan yang bersifat Perda maupun Peraturan Bupati dan Wali Kota," ujar Doni.

Doni mengatakan, dalam beberapa hari terakhir penambahan kasus Covid-19 masih terus terjadi.

Bahkan, di Ibu Kota Negara, peningkatan kasus virus corona relatif lebih tinggi dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.

Di DKI, dua hari yang lalu penambahan kasus Covid-19 mencapai 1.579. Sementara itu, kemarin, kasus virus corona meningkat sekitar 1.300 kasus.

Baca juga: Satgas Covid-19 Minta Warga yang Berkerumun di Soekarno-Hatta hingga Petamburan Bersedia Dites Usap

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X