KILAS

Wujudkan Kepedulian Kepada Penyandang Disabilitas, Kemendes PDTT Kembangkan Desa Inklusif

Kompas.com - 20/11/2020, 08:45 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar beserta jajarannya saat menghadiri pencanangan Desa Inklusif di Desa Jatisobo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (19/11/2020). Dok. Humas Kemendes PDTTMendes PDTT Abdul Halim Iskandar beserta jajarannya saat menghadiri pencanangan Desa Inklusif di Desa Jatisobo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (19/11/2020).

KOMPAS.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, keberadaan Desa Inklusif merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap penyandang disabilitas.

"Keberadaan Desa Inklusif juga sesuai dengan mandat Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa yang Menekankan Perlindungan Kelompok Rentan dan Marjinal, Seperti perempuan, anak, lansia, masyarakat adat, difabel dan lain-lain," jelasnya.

Hal itu Abdul sampaikan saat menghadiri pencanangan Desa Inklusif di Desa Jatisobo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (19/11/2020).

"Jadi, Desa Inklusif itu sangat dibutuhkan untuk dikembangkan terus-menerus karena Desa Inklusif adalah miniatur dari kebhinekaan bangsa Indonesia," jelas Abdul lagi.

Baca juga: Kemendes PDTT Targetkan 5.000 Desa Berkembang Jadi Mandiri

Dengan adanya kebhinekaan, Abdul beraharap, desa-desa di Indonesia ini bisa lebih saling menghormati, mengakomodasi, dan saling memiliki serta saling berpartisipasi.

Menurut Abdul, pengembangan Desa Inklusif itu sendiri bisa lebih cepat karena didukung dengan gagasan Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) dan Universitas Gajah Mada (UGM).

Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri juga menyampaikan, saat ini, terdapat 14 desa yang tersebar di 7 provinsi telah menjadi pilot project atau daerah percontohan desa inklusif.

Adapun provinsi yang dimaksud Gus Menteri yakni Jawa Tengah (Jateng), Kalimantan Rimur (Kaltim), Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Tengah, Lampung dan Yogyakarta.

Baca juga: Terus Berinovasi, Kemendes PDTT Raih Penghargaan dari IPB

"Harapan saya, desa-desa di Indonesia nanti bisa mereplikasi desa inklusi yang sudah berhasil dibangun dan dibentuk dengan tetap memperhatikan kearifan lokal masing-masing," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X