Hasil Tes PCR, Lurah Petamburan Positif Covid-19

Kompas.com - 18/11/2020, 15:54 WIB
Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono tiba untuk menyampaikan konferensi pers tentang kebakaran gedung Kejaksaan Agung di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10/2020). Tim penyidik gabungan Bareskrim Polri menetapkan delapan tersangka kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang terjadi pada 22 Agustus lalu. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono tiba untuk menyampaikan konferensi pers tentang kebakaran gedung Kejaksaan Agung di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10/2020). Tim penyidik gabungan Bareskrim Polri menetapkan delapan tersangka kasus kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang terjadi pada 22 Agustus lalu.
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes tes dengan metode polymerase chain reaction (PCR), Rabu (18/11/2020).

“Hasil swab PCR di laboratorium RS (Polri) Kramat Jati, Rabu, 18 November, saudara Setiyanto, Lurah Petamburan ini dinyatakan positif Covid-19,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2020).

Tes dengan metode ini, kata Argo, dilakukan setelah hasil tes swab antigen menunjukkan bahwa Setiyanto reaktif Covid-19.

Tes itu dijalani Setiyanto saat dipanggil Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi terkait kerumunan massa yang terjadi pada saat pernikahan putri pemimpin ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan peringatan Maulid Nabi di Petamburan pada Sabtu lalu.

Baca juga: Lurah Petamburan Reaktif Covid-19, Kantor Ditutup 3 Hari, Pegawai Dites Massal

Setelah dinyatakan reaktif Covid-19, polisi menyerahkan Setiyanto ke petugas kesehatan terdekat.

“Yang bersangkutan kita serahkan ke faskes terdekat di tempat tinggalnya di Puskesmas Petamburan,” ujar Argo.

Diketahui, kerumunan yang ditimbulkan acara Rizieq Shihab berbuntut panjang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, polisi juga turut memanggil Gubernur DKI Jakarta beserta jajarannya untuk dimintai klarifikasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X