Muhammadiyah Beri Penghargaan untuk Dokter dan Perawat yang Gugur akibat Covid-19

Kompas.com - 18/11/2020, 14:57 WIB
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (10/2/2020) KOMPAS.com/SANIA MASHABISekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (10/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti membacakan 12 nama pejuang tenaga kesehatan Muhammadiyah yang gugur akibat Covid-19.

Hal ini dilakukan dalam acara Resepsi Milad ke-108 Muhammadiyah yang diselenggarakan pada Rabu (18/11/2020).

Abdul Mu'ti mengatakan, 12 pejuang tersebut mendapat penghargaan khusus yaitu Bakti Negeri dari PP Muhammadiyah.

"Penghargaan ini diberikan oleh PP Muhammadiyah dengan pertimbangan bagaimana individu-individu tersebut memiliki pengabdian, bahkan sebagian sampai mengorbankan dana, dan bahkan sebagian juga telah wafat mendahului kita," kata Mu'ti.

Baca juga: Maruf Amin Harap Muhammadiyah Terus Berperan Ikut Atasi Pandemi dan Masalah Negeri

Penghargaan tersebut sudah tertulis dalam Surat Keputusan PP Muhammadiyah untuk Penerima Penghargaan Bakti Untuk Negeri.

Para pejuang yang gugur tersebut masuk dalam penghargaan perseorangan tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit Muhammadiyah Aisyah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Mu'ti, Muhammadiyah berharap 12 nama itu akan mendapat tempat terbaik di sisi Allah.

"Kita sekalian dapat sama-sama memberikan dukungan kepada keluarganya semoga diberikan kesabaran dan ketabahan dan dapat melanjutkan perjuangan," kata Abdul Mu'ti.

Baca juga: Milad ke-108 Muhammadiyah, Ini Pesan Buya Syafii Maarif untuk Kader di Penjuru Negeri

Berikut 12 nama tenakes dan pegawai rumah sakit yang gugur dan diberi penghargaan tersebut:

  1. Yudi Dian Prasista, perawat dari Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang
  2. Rizal Ansori, perawat Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi
  3. Dwi Hartatik, perawat Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
  4. Dokter Haji Nurul Yakin, dokter Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta
  5. Setyaningsih, perawat Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang
  6. Dokter Haji Hasan Zein, dokter Rumah Sakit Islam Banjarmasin
  7. Suriansyah, admin Rumah Sakit Islam Banjarmasin
  8. Sugeng Purnomo, satpam Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya
  9. Manggala Putra Mahardika, perawat Rumah Sakit Aisyiyah Kudus
  10. Dokter Machmud, dokter Rumah Sakit Ahmad Dahlan Kediri
  11. Maulana Malik, perawat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta
  12. Suwarno, perawat Rumah Sakit Muhammadiyah Rodliyah Achid Moga



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Nasional
KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

Nasional
Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Nasional
Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Nasional
Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Nasional
Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Nasional
KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

Nasional
Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Nasional
PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

Nasional
Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Satgas

Anies Bolehkan Warga yang Sudah Divaksin Pergi ke Mana Saja, Ini Kata Satgas

Nasional
Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Brigjen Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres

Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Brigjen Tri Budi Utomo Jadi Komandan Paspampres

Nasional
Elektabilitas AHY 6,4 Persen, Demokrat Klaim Masyarakat Ingin Sosok Muda Jadi Pemimpin

Elektabilitas AHY 6,4 Persen, Demokrat Klaim Masyarakat Ingin Sosok Muda Jadi Pemimpin

Nasional
Satgas: Covid-19 di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Minggu Terakhir

Satgas: Covid-19 di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Minggu Terakhir

Nasional
Eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino Segera Disidang di PN Tipikor Jakarta

Eks Dirut PT Pelindo II RJ Lino Segera Disidang di PN Tipikor Jakarta

Nasional
Survei Indostrategic: 80,7 Persen Responden Tak Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Survei Indostrategic: 80,7 Persen Responden Tak Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X