Kompas.com - 18/11/2020, 13:34 WIB
Anggota Ombudsman RI Ahmad Suaedy ketika ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa (17/4/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRAnggota Ombudsman RI Ahmad Suaedy ketika ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa (17/4/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Ombudsman Republik Indonesia Ahmad Suaedy dan 24 orang lainnya di lingkungan kantor Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, dinyatakan positif Covid-19.

Wakil Ketua Ombudsman RI Lely Pelitasari mengatakan, hasil positif tersebut diketahui dari tes swab atau dengan metode polymerase chain reaction (PCR) massal terhadap 334 orang di lingkungan kantor Ombudsman yang dilakukan pada 14-15 November 2020.

"Hari kemarin kemudian hasil pemeriksaan keluar dan dinyatakan ada 25 orang yang dinyatakan positif Covid-19, termasuk di dalamnya satu anggota Ombudsman bapak Ahmad Suaedy," kata Lely dalam konferensi pers, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Ombudsman: Pemerintah Jangan Hanya Sosialisasi Larangan Kegiatan Kumpulkan Massa

Lely menuturkan, 24 orang lainnya yang dinyatakan positif Covid-19 itu berasal dari beberapa unsur antara lain PNS, asisten atau investigator, tenaga keamanan, dan tenaga kebersihan.

Ia melanjutkan, 25 orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut kini berstatus orang tanpa gejala dan tengah menjalani isolasi.

"Semua dinyatakan dalam kondisi cukup sehat," ujar Lely.

Ombudmsan, kata Lely, juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Puskesmas Setiabudi untuk melakukan tracing terhadap seluruh insan Ombudsman yang dinyatakan positif.

Baca juga: Saat Surat Perintah Stafsus Milenial Dikritik Ombudsman

Sementara itu, dengan adanya kasus Covid-19 itu, Ombudsman RI menerapkan work from home (WFH) hingga Jumat (20/11/2020) sambil menunggu hasil tes swab terhadap 50 orang lainnya yang diadakan pada Rabu hari ini.

Namun, Lely memastikan pelayanan Ombudsman tetap berjalan secara daring.

"Kami sejak bulan Juni juga sudah melakukan beberapa upaya di luar forum-forum atau di luar saluran reguler di dalam menerima laporan masyarakat," kata Lely.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

Nasional
Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

Nasional
Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

Nasional
MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

Nasional
Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

Nasional
SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

Nasional
Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

Nasional
Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

Nasional
Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

Nasional
Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

Nasional
Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

Nasional
KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

Nasional
Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa 'Dissenting Opinion'

Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa "Dissenting Opinion"

Nasional
Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

Nasional
PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X