UPDATE: 1.936 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 20 di Jepang

Kompas.com - 18/11/2020, 09:18 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 Ilustrasi virus corona, Covid-19
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri mencatat, terdapat 1.936 warga negara Indonesia ( WNI) yang terjangkit Covid-19 di luar negeri hingga Rabu (18/11/2020) pukul 08.00 WIB.

Dalam waktu 24 jam, terdapat penambahan 22 WNI yang terkonfirmasi positif Covid-19 di luar negeri.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Amerika Serikat, Jepang dan Kuwait," tulis Kemenlu di akun Twitter resminya, Rabu.

Baca juga: Beda Pernyataan Jokowi, Terawan, dan Satgas soal Penanganan Covid-19...

Dari 22 penambahan kasus baru, ada satu kasus ada di Amerika Serikat, 20 kasus ada di Jepang, dan satu kasus ada di Kuwait.

Kemudian, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 yang sembuh di Mesir.

Selain itu, tidak ada penambahan WNI yang meninggal akibat Covid-19 di luar negeri.

Dari total kasus, 70,5 persen di antaranya atau sebanyak 1.365 WNI telah dinyatakan sembuh.

Sementara, pasien yang meninggal sebanyak 156 WNI dan 415 orang lainnya masih dirawat.

Baca juga: UPDATE: 474.455 Kasus Covid-19 dan Kenaikan hingga 17,8 Persen

Berikut sebaran 1.936 WNI positif Covid-19 di luar negeri hingga 18 November 2020:

1. Aljazair: 12 WNI (sembuh)
2. Amerika Serikat: 111 WNI (90 sembuh, 1 stabil, 20 meninggal)
3. Arab Saudi: 268 WNI (88 sembuh, 80 stabil, 100 meninggal)
4. Australia: 10 WNI (sembuh)
5. Azerbaijan: 1 WNI (sembuh)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X