Muhammadiyah Gelar Milad Ke-108 secara Virtual 18 November 2020

Kompas.com - 16/11/2020, 11:54 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersiap memberikan keterangan kepada wartawan seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020). Kedatangannya tersebut untuk mensosialisasikan dan mengundang Presiden untuk hadir dalam Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada 1-5 Juli 2020 di Kota Solo, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKetua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersiap memberikan keterangan kepada wartawan seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020). Kedatangannya tersebut untuk mensosialisasikan dan mengundang Presiden untuk hadir dalam Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada 1-5 Juli 2020 di Kota Solo, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan memperingati milad ke-108 pada Rabu (18/11/2020) dengan cara yang berbeda. Peringatan milad kali ini bakal digelar secara virtual.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, tema yang diusung pada milad ke-108 ini yaitu "Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri".

"Tema yang diangkat untuk mempertegas gerak, sikap, dan kebijakan Muhammadiyah dalam menghadapi keragaman paham, pandangan, dan orientasi keagamaan yang tumbuh dan berkembang," kata Haedar dalam konferensi pers virtual bersama media, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Relawan Dianiaya Aparat, Muhammadiyah Desak Polri Proses Hukum Terduga Pelaku

Pada tema kali ini, lanjut dia, Muhammadiyah juga senantiasa memasukkan tema solusi terhadap masalah negeri, termasuk pada era pandemi yang tengah dihadapi.

Haedar menegaskan, Muhammadiyah berkomitmen untuk terus memancarkan semangat dalam menghadapi pandemi.

"Pada kenyataannya, semenjak masa awal wabah Covid-19 menyapa negeri ini, Muhammadiyah telah berbuat yang terbaik dan maksimal. Baik dalam aspek ibadah dan keagamaan maupun masalah sosial dan kesehatan bahkan yang menyangkut aspek ekonomi," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, Muhammadiyah juga sadar bahwa masalah-masalah negeri berdampingan dengan masalah kebangsaan baik politik, ekonomi, budaya, dan keagamaan yang kompleks.

Menurut Haedar, hal ini tidak mungkin bisa diselesaikan satu pihak.

Oleh karena itu, lewat tema milad ini, Muhammadiyah mengingatkan sekaligus mengajak seluruh kekuatan bangsa, termasuk pemerintah, lembaga politik, dan kenegaraan untuk menyelesaikan masalah bangsa.

Ia juga menyadari bahwa tantangan Muhammadiyah di usia 108 tahun akan semakin menemukan masalah besar, termasuk masalah pandemi.

"Tetapi, kami yakin dengan pandangan keagamaannya yang kokoh, dengan sistemnya yang kuat, dengan sumber daya manusianya yang mumpuni, dan kerja sama dengan seluruh pihak Insya Allah Muhammadiyah akan mampu dan memberi kontribusi bagaimana menghadapi pandemi dan menyelesaikan masalah negeri dengan spirit dakwah dan tajdid,” jelas Haedar.

Baca juga: Sosialisasikan Teknologi Buka Lahan Tanpa Bakar, BRG Gandeng Muhammadiyah

Adapun resepsi milad Muhammadiyah ke-108 akan digelar secara virtual di tiga titik, yakni Yogyakarta dari kantor PP Muhammadiyah, Jakarta dari Masjid At-Tanwir Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng, dan Surakarta dari Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Acara akan dimeriahkan dengan penampilan paduan suara dari delapan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) secara online.

Menariknya, Muhammadiyah juga akan memberikan apresiasi kepada para pejuang Covid-19 dalam rangkaian acara milad.

Acara itu bisa disaksikan di beberapa platform media sosial Muhammadiyah dan akan berlangsung mulai pukul 11.45 hingga 14.30 WIB.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.