Kompas.com - 11/11/2020, 16:49 WIB
Jemaah umrah asal Indonesia yang berangkat pada Minggu (1/11/2020). Dokumentasi AmphuriJemaah umrah asal Indonesia yang berangkat pada Minggu (1/11/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang jemaah umrah asal Indonesia Nana Sujana Gaido menceritakan pengalamannya merasakan umrah di masa pandemi.

Menurut dia, jemaah akan aman saja melakukan ibadah umrah di masa pandemi, asalkan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan yang diatur Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

"Insya Allah ketika kita sampai di sana itu kan ada screening, di-swab, lalu dipisahkan kalau ada yang terkena. Jadi Insya Allah masih tetap kondisi aman apabila mengikuti protokol kesehatan," kata Nana dalam diskusi virtual Perkembangan Terkini: Umrah Aman Saat Pandemi, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Jemaah Umrah yang Tiba di Tanah Air Akan Dites Usap

Meski mengatakan aman, ia tetap berpesan kepada calon jemaah umrah yang akan berangkat di gelombang berikutnya.

Pesan yang ia sampaikan pertama adalah menyiapkan mental. Hal tersebut karena kondisi pelaksanaan ibadah umrah di masa pandemi sangat berbeda dengan ketika umrah di masa normal.

"Kita harus menyiapkan mental yaitu bahwa ketika di sana, karena sangat berbeda dengan kegiatan umrah yang normal," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikutnya adalah menyiapkan kesehatan jasmani yang vital agar tidak berangkat dalam kondisi bergejala Covid-19 seperti influenza dan demam.

Hal tersebut perlu agar ketika melakukan pengambilan swab test, calon jemaah mendapat hasil negatif.

Ketika tiba di Arab Saudi, jemaah juga harus mematuhi aturan karantina yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi.

"Di sana kan kita karantina, artinya sebelum menunggu hasil swab yang kembali dilakukan di Arab Saudi, ini untuk melaksanakan ibadah umrah," terang dia.

Baca juga: Cerita Jemaah Umrah di Masa Pandemi: Dulu Tawaf Bisa Dekati Kabah, Sekarang Tidak..

Ia pun mengingatkan bahwa saat pandemi, tidak mudah untuk keluar masuk Masjidil Haram.

Oleh karena itu, ia mengatakan jika masyarakat belum memiliki persiapan untuk ibadah umrah di masa pandemi, sebaiknya bersabar menunggu vaksin.

Sebaliknya, jika sudah memiliki persiapan, ia mempersilakan masyarakat untuk melaksanakan umrah di masa pandemi.

"Tapi kalau sudah rindu sekali dengan Baitullah, saya rasa silakan, dengan cara mengikuti protokol kesehatan yang ada baik di Indonesia maupun di Arab Saudi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Nasional
Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Nasional
Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Nasional
Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

Nasional
UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

Nasional
Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

Nasional
UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

Nasional
BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

Nasional
Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X