Di Hadapan Surya Paloh, Jokowi Sebut Nasdem Partai Besar yang Disegani

Kompas.com - 11/11/2020, 15:05 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden, Maruf Amin memberikan keterangan pers setelah acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden, Maruf Amin memberikan keterangan pers setelah acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan secara virtual dalam acara ulang tahun kesembilan Partai Nasdem, Rabu (11/11/2020).

Di hadapan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, sejumlah fungsionaris, dan kader, Jokowi menyebut Nasdem telah menjadi partai besar yang disegani.

"Pada kesempatan yang baik ini saya mengucapkan selamat ulang tahun yang kesembilan kepada keluarga besar Partai Nasdem dan sekaligus selamat menjadi partai besar yang disegani," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Nasdem TV, Rabu.

Baca juga: Sekjen Nasdem Benarkan Jokowi Minta Surya Paloh Tak Usung Iparnya pada Pilkada

Jokowi menyebutkan, seluruh rakyat Indonesia mengingat semangat Nasdem, yakni restorasi Indonesia.

Semangat tersebut merupakan semangat pemulihan dari masalah, perbaikan untuk mencapai Indonesia maju yang dicita-citakan. Semangat ini, kata Jokowi, sejalan dengan pemerintahan yang tengah ia pimpin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semangat itulah yang melandasi kerja kita selama ini, termasuk dalam menghadapi banyak tantangan akibat pandemi Covid yang melanda dunia sekarang ini," ujar dia.

Baca juga: Bertemu Surya Paloh, Jokowi Disebut Memohon dengan Sangat agar Iparnya Tak Maju Pilkada Gunungkidul

 

Jokowi kemudian memaparkan sejumlah persoalan yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19 delapan bulan terakhir ini. Masalah itu tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga ekonomi.

Akibat pandemi, angka pengangguran meningkat menjadi 6,9 juta. Terjadi resesi pada kuartal II-2020 lantaran pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen.

"Hal ini merupakan pukulan yang berat terhadap perekonomian nasional kita yang membutuhkan kerja kerja yang tidak biasa biasa, yang membutuhkan cara kerja yang luar biasa," ucap Jokowi.

Baca juga: Tangani Covid-19, Pemerintah Dapat Pinjaman Hotel Bintang 5 dari Surya Paloh

 

Meski begitu, lanjut Jokowi, ekonomi kuartal ketiga tahun 2020 berangsur membaik dengan pertumbuhan minus 3,49 persen. Artinya, dari kuartal II ke III telah terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 1,83 persen.

Kendati demikian, Jokowi meminta semua pihak tak cepat puas dengan pencapaian itu. Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk kader Nasdem, untuk mengawal restorasi dan memanfaatkan peluang dalam perekonomian global.

"Mari kita bersama melakukan lompatan untuk mencapai Indonesia maju yang kita cita-citakan," kata Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosok Ali Kalora, Pemimpin Kelompok Teroris Poso yang Dikabarkan Tewas

Sosok Ali Kalora, Pemimpin Kelompok Teroris Poso yang Dikabarkan Tewas

Nasional
Muhammad Kece Diduga Dianiaya Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri

Muhammad Kece Diduga Dianiaya Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri

Nasional
Teroris Poso Ali Kalora dan Jaka Ramadhan Tewas dalam Baku Tembak

Teroris Poso Ali Kalora dan Jaka Ramadhan Tewas dalam Baku Tembak

Nasional
Spesifikasi Kapal Perang Arrowhead-140 yang Akan Dibuat Indonesia dengan Desain dari Inggris

Spesifikasi Kapal Perang Arrowhead-140 yang Akan Dibuat Indonesia dengan Desain dari Inggris

Nasional
UPDATE 18 September: Sebaran 3.385 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Timur

UPDATE 18 September: Sebaran 3.385 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Timur

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Mencapai 21,47 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Mencapai 21,47 Persen

Nasional
UPDATE: 276.094 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 5,79 Persen

UPDATE: 276.094 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 5,79 Persen

Nasional
UPDATE 18 September: Ada 364.144 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 September: Ada 364.144 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 7.076, Total Kasus Sembuh dari Covid-19 Kini 3.983.140

UPDATE: Bertambah 7.076, Total Kasus Sembuh dari Covid-19 Kini 3.983.140

Nasional
UPDATE 18 September: 65.066 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 18 September: 65.066 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 18 September: Bertambah 185, Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia Jadi 140.323

UPDATE 18 September: Bertambah 185, Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia Jadi 140.323

Nasional
UPDATE: Bertambah 3.385 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.188.529

UPDATE: Bertambah 3.385 Orang, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.188.529

Nasional
Indonesia Akan Bangun 2 Unit Kapal Frigate dari Desain Babcock Inggris

Indonesia Akan Bangun 2 Unit Kapal Frigate dari Desain Babcock Inggris

Nasional
Menkes Optimistis Suntikan Vaksin Covid-19 Capai 2 Juta Dosis Sehari pada September

Menkes Optimistis Suntikan Vaksin Covid-19 Capai 2 Juta Dosis Sehari pada September

Nasional
Pemerintah Diminta Bersikap Tegas soal Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia

Pemerintah Diminta Bersikap Tegas soal Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.