Wapres Ma'ruf: Warga Harus Jadi Subyek Pembangunan Desa

Kompas.com - 08/11/2020, 07:45 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan di ulnag tahun DPD RI ke-16, Kamis (1/10/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan sambutan di ulnag tahun DPD RI ke-16, Kamis (1/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta warga dijadikan sebagai subyek pembangunan desa. Agar tujuan tercapai, dibutuhkan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di desa.

"Prinsip pembangunan desa harus menjadikan warga sebagai subyek pembangunan. Untuk itu, diperlukan peningkatan kapasitas SDM desa melalui kegiatan pelatihan, pendampingan dan literasi digital untuk membentuk SDM talenta digital,” ujar Ma’ruf dalam Webinar Desa Digital 2020, dikutip dari siaran pers, Minggu (8/11/2020).

Ma'ruf mengatakan, era digital teknologi saat ini menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan ekonomi desa.

Baca juga: Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Ia mengatakan, desa dituntut harus mampu beradaptasi mengikuti kemajuan teknologi dengan mengurangi kesenjangan digital melalui pengembangan desa digital.

Dengan demikian, peningkatan SDM yang paham digital pun sangat dibutuhkan dalam pengembangan desa digital.

Selain itu, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan percepatan akses dan pembangunan infrastruktur digital untuk melayani publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 30,5 triliun untuk mempercepat transformasi digital penyelenggaraan pemerintahan," kata dia.

Salah satunya adalah untuk pembangunan akses internet di 4.000 desa dan kelurahan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia.

Sampai saat ini telah terdapat 233 desa yang menjadi contoh desa digital di Indonesia.

Baca juga: Pada 2021, Penggunaan Dana Desa Mengacu pada Pembangunan Desa Ramah Perempuan

Lebih jauh Ma'ruf mengatakan, pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informasi mutlak diperlukan dalam pembangunan desa digital.

Antara lain melalui penyediaan jaringan, perangkat, aplikasi yang sesuai dengan karakteristik penduduk, serta pendampingan yang tepat bagi masyarakat desa.

Termasuk program Tol Langit yang ditujukan untuk menyediakan kualitas layanan internet cepat bagi 514 kabupaten/kota di Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.