Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Syahganda Nainggolan dkk ke Polisi

Kompas.com - 06/11/2020, 19:49 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (kanan) di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2020). Dok. Divisi Humas PolriKepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (kanan) di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2020).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung mengembalikan berkas perkara tersangka aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) Syahganda Nainggolan dan kawan-kawan kepada Bareskrim Polri.

Jaksa peneliti menilai berkas perkara tersebut belum lengkap sehingga dikembalikan ke penyidik atau P-19.

“Iya berkas dikembalikan kepada penyidik untuk dilengkapi sesuai petunjuk JPU,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (6/10/2020).

Baca juga: Polri Kembali Panggil Petinggi KAMI Ahmad Yani

Syahganda dan delapan orang lainnya menjadi tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian atau hoaks atau hasutan yang menyebabkan aksi menolak UU Cipta Kerja berujung ricuh.

Dalam kasus tersebut, terdapat tiga aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang menjadi tersangka. Selain Syahganda, dua orang lainnya yaitu, Anton Permana dan Jumhur Hidayat.

Dari sembilan tersangka, empat orang di antaranya dikaitkan dengan demo ricuh di Medan, Sumatera Utara.

Keempat tersangka yakni KA, JG, NZ, WRP. Adapun KA atau Khairi Amri merupakan Ketua KAMI Medan.

Unggahan empat tersangka dalam grup aplikasi WhatsApp bernama “KAMI Medan” diduga mengandung ujaran kebencian atau hasutan hingga menyebabkan aksi berujung anarkistis.

Baca juga: Polisi Limpahkan Berkas Perkara Syahganda Nainggolan dkk ke Kejaksaan

Sementara, lima tersangka lainnya ditangkap di Jabodetabek yaitu, KA, DW, Anton Permana, Syahganda Nainggolan, dan Jumhur Hidayat. Tiga nama terakhir merupakan aktivis KAMI.

Kelimanya diduga menyebarkan konten berisi ujaran kebencian berdasarkan SARA maupun hoaks hingga menyebabkan aksi berakhir ricuh.

Saat ini, semua tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri. Polisi menegaskan tidak akan menangguhkan penahanan para tersangka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X