Kompas.com - 06/11/2020, 05:32 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Saan Mustopa saat ditemui usai bertemu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/12/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIAnggota Komisi II DPR RI Saan Mustopa saat ditemui usai bertemu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (19/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Saan Mustofa mengatakan, tak bisa berkomentar banyak mengenai gugatan QQ Production kepada artis peran Baim Wong terkait dugaan wanprestasi.

Namun, Saan menjelaskan, terkait upaya pencalonan Baim Wong sebagai calon legislatif di Partai Nasdem.

Saan mengaku, sempat melakukan pertemuan dengan Baim Wong di salah satu gerai kopi di Jakarta, sebelum Pemilihan Legislasi (Pileg) 2019 lalu.

Kala itu, ia menawarkan Baim untuk maju sebagai calon legislatif dari Partai Nasdem untuk wilayah Kabupaten Bandung. Namun, Baim batal maju sebagai caleg lantaran belum siap.

"Dia (Baim Wong) bilang belum siap aja dan enggak jadi maju (nyaleg), saya ketemu dan berdiskusi tentang prinsip masing-masing, tapi dia enggak sebutkan alasan panjangnya," kata Saan saat dihubungi, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Tak Terbukti Lakukan Wanprestasi, Baim Wong: Pelajaran Buat Saya

Saan mengatakan, pertemuan tersebut sudah direncanakan setelah sebelumnya ia secara pribadi menghubungi Baim.

"Janjian dengan Baim, misalnya saya ketemu dengan Syahrul, Lucky Hakim ketemu saya, ya saya cari sendiri kontaknya. Dan ada juga yang direkomendasikan Lucky Hakim ya," ujarnya.

Saan mengatakan, setelah Baim memutuskan tidak maju sebagai calon legislatif, ia tak berkomunikasi lagi dengan artis peran tersebut.

Bahkan, Saan mengaku, tidak mengetahui Baim akhirnya menjadi kader Partai Nasdem.

"Saya tidak tahu kalau dia ber-KTA Nasdem atau tidak, karena tidak nyaleg dan juga secara kepartaian juga tidak terlalu aktif. Nah saya enggak tahu ketika Pileg itu posisinya sebagai apa di Nasdem," ucapnya.

Baca juga: Baim Wong Bebas dari Gugatan Rp 100 Miliar

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 1,7 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, 13,6 Juta Orang Ikut Vaksinasi

UPDATE: 1,7 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, 13,6 Juta Orang Ikut Vaksinasi

Nasional
Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan

Tragedi Mei 1998 dan Lahirnya Komnas Perempuan

Nasional
Retrospeksi Tragedi Mei 1998: Kekerasan terhadap Perempuan yang Kerap Dilupakan

Retrospeksi Tragedi Mei 1998: Kekerasan terhadap Perempuan yang Kerap Dilupakan

Nasional
Wapres: Mari Lanjutkan Perjuangan Keluar dari Pandemi dengan Kurangi Mobilitas

Wapres: Mari Lanjutkan Perjuangan Keluar dari Pandemi dengan Kurangi Mobilitas

Nasional
Kasus Covid-19 Meningkat, Seluruh Gubernur di Sumatera Diminta Antisipasi Arus Balik Idul Fitri

Kasus Covid-19 Meningkat, Seluruh Gubernur di Sumatera Diminta Antisipasi Arus Balik Idul Fitri

Nasional
Ingat! Larangan Mudik Masih Berlaku hingga 17 Mei 2021

Ingat! Larangan Mudik Masih Berlaku hingga 17 Mei 2021

Nasional
Idul Fitri 1442 Hijriah, Megawati Minta Kader Teladani Pesan Soekarno

Idul Fitri 1442 Hijriah, Megawati Minta Kader Teladani Pesan Soekarno

Nasional
Kasus Covid-19 di Jawa Cenderung Menurun tetapi di Sumatera Meningkat

Kasus Covid-19 di Jawa Cenderung Menurun tetapi di Sumatera Meningkat

Nasional
Kemenhub: Puncak Arus Balik Diprediksi pada 16 dan 20 Mei

Kemenhub: Puncak Arus Balik Diprediksi pada 16 dan 20 Mei

Nasional
Kemenhub: 1,5 Juta Orang Keluar dari Jabodetabek sejak 22 April

Kemenhub: 1,5 Juta Orang Keluar dari Jabodetabek sejak 22 April

Nasional
Update 13 Mei: 8.919.557 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Update 13 Mei: 8.919.557 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE: Suspek Covid-19 di Indonesia Tercatat 87.578 Orang

UPDATE: Suspek Covid-19 di Indonesia Tercatat 87.578 Orang

Nasional
UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 dalam Sehari Mencapai 31.550 Sampel

UPDATE: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 dalam Sehari Mencapai 31.550 Sampel

Nasional
Update 13 Mei: Ada 94.857 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 13 Mei: Ada 94.857 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 99, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 47.716 Orang

UPDATE: Bertambah 99, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 47.716 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X