KILAS

Survei: Ketakutan Terhadap Covid-19 Bisa Ubah Perilaku Jadi Lebih Baik

Kompas.com - 05/11/2020, 19:40 WIB
UNICEF Communications Development Specialist, Rizky Ika Syafitri dan Konsultan UNICEF, Risang Rimbatmaja  dalam acara Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN, Rabu (04/11/2020). Dok Humas BNPBUNICEF Communications Development Specialist, Rizky Ika Syafitri dan Konsultan UNICEF, Risang Rimbatmaja dalam acara Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN, Rabu (04/11/2020).

KOMPAS.com - United Nations Children's Fund (UNICEF) Communications Development Specialist, Rizky Ika Syafitri menerangkan, apabila ketakutan dimanfaatkan dengan benar, bisa mengarahkan ke arah perilaku yang lebih baik.

"Pasalnya, jika tidak diolah dengan baik, ketakutan hanya akan jadi ketakutan saja, tidak menjadi aset untuk mengolah perubahan perilaku,"ujarnya.

Hal itu ia sampaikan dalam acara Dialog Produktif yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (04/11/2020).

Menurut Rizky, memanfaatkan ketakutan agar bisa menjadi perilaku baik itu telah dibuktikan  survei AC Nielsen bekerjasama dengan UNICEF.

Baca juga: 8 Bulan Pandemi, Persentase Kasus Kematian Covid-19 di RI Masih di Atas Dunia

"Survei menunjukkan, 69,6 persen responden di 6 kota besar di Indonesia mengaitkan Covid-19 dengan aspek negatif," kata Rizky seperti dimuat Covid19.go.id.

Adapun aspek negatif yang dimaksud Rizky seperti, berbahaya, menular, darurat, mematikan, menakutkan, khawatir, wabah, pandemi, dan penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari survei itu, mayoritas responden yang mengasosiasikan Covid-19 dengan aspek negatif, bisa mengarahkan perilaku untuk bertindak positif dalam mencegah penularannya," ujarnya.

Rizky menuturkan, perilaku positif itu dilakukan masyarakat dengan memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan (3M) sesuai rekomendasi dari para ahli dan dokter.

Baca juga: Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Salatiga Tunggu Kasus Covid-19 Melandai

"Hal itu dibuktikan dengan survei yang menunjukkan 31,5 persen dari seluruh responden melakukan seluruh perilaku 3M secara disiplin," kata Rizky.

Kemudian, sambung Rizky, 36 persen dari total jumlah responden melakukan dua dari perilaku 3M. Sementara itu, 23,2 persen masyarakat melakukan 1 dari perilaku 3M.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM: Presiden Berwenang Ambil Langkah Selesaikan Persoalan TWK KPK

Komnas HAM: Presiden Berwenang Ambil Langkah Selesaikan Persoalan TWK KPK

Nasional
Menpan RB Ungkap Ada PNS Bolos Kerja Setahun Dibiarkan

Menpan RB Ungkap Ada PNS Bolos Kerja Setahun Dibiarkan

Nasional
Polri dan PPATK Ungkap TPPU Hasil Peredaran Obat Ilegal Rp 513 Miliar

Polri dan PPATK Ungkap TPPU Hasil Peredaran Obat Ilegal Rp 513 Miliar

Nasional
Ini Sanksi bagi PNS yang Bolos Kerja Berdasarkan Aturan Terbaru

Ini Sanksi bagi PNS yang Bolos Kerja Berdasarkan Aturan Terbaru

Nasional
Kontras Minta Panglima TNI Selanjutnya Beri Perhatian Khusus pada Reformasi Peradilan Militer

Kontras Minta Panglima TNI Selanjutnya Beri Perhatian Khusus pada Reformasi Peradilan Militer

Nasional
Menkes Ungkap Belanja di Sektor Kesehatan Sangat Besar, Capai Rp 490 Triliun Per Tahun

Menkes Ungkap Belanja di Sektor Kesehatan Sangat Besar, Capai Rp 490 Triliun Per Tahun

Nasional
BKN Sebut Pimpinan KPK Berwenang Pecat 56 Pegawai yang Tak Lolos TWK

BKN Sebut Pimpinan KPK Berwenang Pecat 56 Pegawai yang Tak Lolos TWK

Nasional
Menteri PPPA Sayangkan Minimnya Tayangan Program Khusus Anak

Menteri PPPA Sayangkan Minimnya Tayangan Program Khusus Anak

Nasional
Kemenkes: Positivity Rate RI Capai 4 Persen, Sesuai Standar Aman WHO

Kemenkes: Positivity Rate RI Capai 4 Persen, Sesuai Standar Aman WHO

Nasional
Kapal Perang China di Laut Natuna Utara, Ketua DPR: Pemerintah Tidak Bisa Berdiam Diri

Kapal Perang China di Laut Natuna Utara, Ketua DPR: Pemerintah Tidak Bisa Berdiam Diri

Nasional
TB Hasanuddin: Perlu Ada 'The Rising Star' Calon Panglima TNI agar Mampu Lewati Tahun Politik

TB Hasanuddin: Perlu Ada "The Rising Star" Calon Panglima TNI agar Mampu Lewati Tahun Politik

Nasional
Pusako Duga Jokowi Tidak Baca Seluruh Putusan MA dan MK soal TWK KPK

Pusako Duga Jokowi Tidak Baca Seluruh Putusan MA dan MK soal TWK KPK

Nasional
Pusako: MA dan MK Tidak Menguji Prosedur Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Pusako: MA dan MK Tidak Menguji Prosedur Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Nasional
Jokowi: Nantinya Masyarakat Kita Ajak Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Jokowi: Nantinya Masyarakat Kita Ajak Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Nasional
Terbitkan Aturan Baru, Pemerintah Izinkan Orang Asing Masuk Indonesia

Terbitkan Aturan Baru, Pemerintah Izinkan Orang Asing Masuk Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.