Survei Indo Barometer, Ini 5 Menteri yang Dinilai Memiliki Kinerja Terbaik

Kompas.com - 05/11/2020, 11:25 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro APresiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Indo Barometer (IB) menunjukkan lima menteri yang dianggap memiliki kinerja terbaik pada Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Sebanyak 29,3 persen responden menilai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai menteri dengan kinerja terbaik.

Kemudian disusul oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menko Polhukam Mahfud MD.

"Lima menteri yang dinilai publik mempunyai kinerjanya bagus adalah Prabowo Subianto (29,3 persen). Kemudian Nadiem Makarim (16,3 persen), Sri Mulyani Indrawati (15,2 persen), Erick Thohir (12,2 persen), dan Mahfud MD (8,8 persen)," ujar Direktur Eksekutif IB, Muhammad Qodari, dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Survei Indo Barometer: Mayoritas Responden Tak Puas Kinerja Wapres Maruf Amin

Adapun alasan kelima menteri dinilai mempunyai kinerja terbaik di antaranya sebagai berikut:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Prabowo Subianto:

- mempunyai jiwa kepemimpinan yang bagus 22,5 persen

- keputusannya tegas dan lugas 19,1 persen

- mampu menjaga keamanan 11 persen

- kebijakannya berpihak ke rakyat kecil 8,7 persen

- berwibawa dalam menyelesaikan masalah 8,1 persen.

Baca juga: Survei Indo Barometer: 64,6 Persen Responden Puas dengan Kinerja Jokowi


2. Mendikbud Nadiem Makarim:

- pintar/intelektual 34,3 persen

- banyak program terobosan 15,6 persen

- mampu meningkatkan pelayanan pendidikan 10,4 persen

- muda berbakat atau energik 10,4 persen

- cara kerjanya bagus 5,2 persen

Baca juga: Survei IPI: Kebebasan Sipil di Indonesia Terancam

3. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati:

- pintar/intelektual 33,3 persen

- cocok menduduki menteri tersebut 8,9 persen

- mempunyai hasil kerja nyata 8,9 persen

- keputusannya tegas dan lugas 6,7 persen

- mampu meningkatkan perekonomian 5,6 persen.

Baca juga: Survei IPI: Elektabilitas Ganjar Paling Tinggi, Diikuti Prabowo

4. Menteri BUMN Erick Thohir:

- pintar/intelektual 22,1 persen

- banyak program terobosan atau visi misi ke depan 15,3 persen

- cara kerjanya bagus 8,3 persen

- mempunyai hasil kerja nyata 8,3 persen

- keputusannya tegas dan lugas 8,3 persen

Baca juga: Survei IPI: Mayoritas Setuju Aparat Semena-mena terhadap yang Berseberangan secara Politik

5. Menko Polhukam Mahfud MD:

- pintar/intelektual 38,6 persen

- memberikan solusi atas masalah 9,6 persen

- kebijakannya berpihak ke rakyat kecil 9,6 persen

- keputusannya tegas dan lugas 7,7 persen

- mempunyai jiwa kepemimpinan yang bagus 7,7 persen

Baca juga: Survei IPI: 73,8 Persen Setuju Masyarakat Makin Sulit Berunjuk Rasa

Adapun waktu pengumpulan data survei ini dilakukan pada 10 hingga 17 Oktober 2020 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dengan teknik pengumpulan data lewat wawancara tatap muka via kuesioner.

Sedangkan margin of error kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Nasional
Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Nasional
Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Nasional
Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Nasional
Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Nasional
Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Nasional
Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Nasional
Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Jelang Pembukaan Wisata Bali untuk Wisman, Demer: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi

Nasional
Haji 2021 Terbatas untuk Warga Saudi dan Ekspatriat, Amphuri: Kita Harus Terima walau Berat

Haji 2021 Terbatas untuk Warga Saudi dan Ekspatriat, Amphuri: Kita Harus Terima walau Berat

Nasional
Kemenlu: WNI yang Bermukim di Arab Saudi Bisa Melakukan Ibadah Haji

Kemenlu: WNI yang Bermukim di Arab Saudi Bisa Melakukan Ibadah Haji

Nasional
Kemenlu Pastikan Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Orang-orang yang Tinggal di Arab Saudi

Kemenlu Pastikan Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Orang-orang yang Tinggal di Arab Saudi

Nasional
Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Nasional
PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

Nasional
Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Nasional
UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X