Rakornas FKUB 2020, Menag: Indonesia Model Terbaik dari Konsep Masyarakat Multikultural

Kompas.com - 03/11/2020, 15:15 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). Rapat itu membahas mekanisme pembatalan keberangkatan jemaah haji dan evaluasi kinerja dan anggaran program penanggulangan COVID-19 di madrasah dan pesantren. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayMenteri Agama Fachrul Razi mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). Rapat itu membahas mekanisme pembatalan keberangkatan jemaah haji dan evaluasi kinerja dan anggaran program penanggulangan COVID-19 di madrasah dan pesantren. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi membuka rapat koordinasi nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tahun 2020 pada Selasa (3/11/2020).

Dalam kata sambutannya, Fachrul menyebut bahwa masyarakat dunia menjadikan Indonesia sebagai model terbaik dari konsep masyarakat multikultural.

"Sebagaimana dikatakan masyarakat dunia, bahwa Indonesia adalah model terbaik dari konsep masyarakat yang multikultural," kata Fachrul dalam Webinar Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama Tahun 2020 bertajuk "Umat Rukun, Indonesia Maju" yang diselenggarakan Kementerian Agama RI, Selasa (3/11/2020).

Lanjut dia, dari sudut pandang agama, keragaman adalah anugerah dan kehendak Tuhan. Ia juga mengatakan, keragaman yang ada di Indonesia sudah ditakdirkan oleh Tuhan.

Baca juga: Konsekuensi Masyarakat Multikultural

Keragaman itu, kata dia, terlihat dari ragam suku dan bangsa yang bertujuan agar kehidupan menjadi dinamis.

"Dengan demikian, bukan kah keragaman itu sangat indah dan patut kita syukuri bersama?," tanya dia.

Indonesia sendiri menurutnya memang sudah ditakdirkan untuk lahir dengan keberagaman. Namun, jelasnya, keberagaman ini bukan untuk ditawar, tetapi untuk diterima.

"Bahasa Inggrisnya, take for granted," ujar Fachrul.

Baca juga: Masyarakat Multikultural: Pengertian dan Ciri-ciri

Ia mengklaim, Indonesia dikenal sebagai negara dengan beragam etnis, suku, budaya, bahasa dan agama yang nyaris tak ada tandingannya di dunia.

Ia juga mengatakan, Indonesia memang memiliki enam agama yang banyak dianut masyarakatnya.

Namun, ia juga tak memungkiri bahwa Indonesia memiliki ratusan agama lain, misalnya agama leluhur dan penganut kepercayaan.

"Selain enam agama yang banyak dianut masyarakat, masih ada ratusan agama leluhur dan penghayat kepercayaan lainnya yang juga punya umat pengikut masing-masing," tegas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X