Kepada TNI yang Bertugas di RS Darurat Wisma Atlet, Koordinator: Jangan Lupa Bahagia

Kompas.com - 02/11/2020, 22:27 WIB
Anggota TNI bersama kaum disabilitas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membagikan masker kepada pengguna jalan, Selasa (27/10/2020). KOMPAS.COM/ISTIMEWAAnggota TNI bersama kaum disabilitas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membagikan masker kepada pengguna jalan, Selasa (27/10/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator RS Darurat Covid-19 Mayjen TNI Tugas Ratmono mengingatkan kepada seluruh personel TNI yang memberikan pelayanan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet untuk tetap bersemangat dalam menjalankan tugas.

Baca juga: UPDATE 8 Bulan Covid-19 RI: Total Kasus 415.402, Bertambah 2.618

"Teman-teman di rumah sakit tentunya. Ini adalah bagian dari pelayanan yang sangat mulia. Kita harus tanpa lelah, tetap semangat, selalu gembira. Dan satu lagi, jangan lupa bahagia," kata Tugas dalam Live Streaming Update RS Darurat Covid-19: Tren Pasca Libur Panjang, Senin (2/11/2020).

Menurut dia, dengan perasaan gembira saat memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, hal itu dapat membantu mempercepat penanganan Covid-19.

Kendati demikian, ia juga berharap para prajurit tidak ada yang terpapar Covid-19 dalam tugas pelayanan.

"Jadi, ada dua hal yang harus kita tekankan. Jangan terkena atau tertular, dan juga jangan menularkan. Oleh karena itu, kita harus sama-sama semangat, sama-sama tanpa lelah menangani atau ikut serta dalam mempercepat penanganan Covid-19 di manapun berada," pesannya.

Ia mencontohkan bahwa TNI sudah mengambil peran dalam percepatan penanganan Covid-19, salah satunya mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: UPDATE 2 November: Ada 9.062 Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta

"Membantu masyarakat bagaimana untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan mengingatkan bagaimana mencuci tangan dengan baik. Kita harus menjalankan betul bersama masyarakat," ujar Tugas.

Pandemi Covid-19 di Indonesia sendiri sudah berjalan tepat delapan bulan pada hari ini, Senin (2/11/2020).

Akan tetapi, belum ada tanda-tanda penularan virus corona mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari masih bertambahnya kasus Covid-19.

Data pemerintah hingga Senin pukul 12.00 WIB ini memperlihatkan bahwa ada 2.618 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 415.402 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X