KILAS

Gus Menteri Tekankan Pembangunan Desa Diarahkan pada 18 Tujuan Berkelanjutan

Kompas.com - 02/11/2020, 17:26 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, saat menjadi pembicara dalam Dialog Panel bertema Kolaborasi Antarsektoral untuk Mendukung Kemajuan Digital Menuju SDGs, yang digelar secara virtual, Senin (2/11/2020).

DOK. Humas Kemendes PDTTMendes PDTT Abdul Halim Iskandar, saat menjadi pembicara dalam Dialog Panel bertema Kolaborasi Antarsektoral untuk Mendukung Kemajuan Digital Menuju SDGs, yang digelar secara virtual, Senin (2/11/2020).

KOMPAS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, pembangunan desa diarahkan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) desa.

"SGDs Desa merupakan pembangunan total desa yang mengarah pada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan di desa," kata Abdul Halim Iskandar atau yang biasa disapa Gus Menteri, seperti dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Senin (2/11/2020).

Hal tersebut dikatakan Gus Menteri, saat memenuhi undangan The International Telecommunication Union (ITU) untuk menjadi pembicara dalam Dialog Panel bertema Kolaborasi Antarsektoral untuk Mendukung Kemajuan Digital Menuju SDGs, yang digelar secara virtual, Senin (2/11/2020).

Adapun 18 tujuan yang dimaksud Gus Menteri, antara lain menciptakan Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, serta Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi.

Ada pula Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa Sesuai Kebutuhan, Desa Tanpa Kesenjangan, Kawasan Permukiman Desa Aman dan Nyaman, serta Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan.

Baca juga: Terus Berinovasi, Kemendes PDTT Raih Penghargaan dari IPB

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikutnya, Desa Tanggap Perubahan Iklim, Desa Peduli Lingkungan Laut, Desa Peduli Lingkungan Darat, Desa Damai Berkeadilan, Kemitraan untuk Pembangunan Desa, serta Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

Poin terakhir ditujukan untuk membumikan narasi SDGs desa. Maksudnya, SDGs desa menghargai keberagaman agama, budaya dan adat istiadat bangsa Indonesia, serta menampung kearifan lokal masyarakat dan kelembagaan desa yang produktif agar bertahan.

SDGs desa pun diyakini berkontribusi 74 persen atas pencapaian SDGs nasional.

“Kami melokalkan SDGs global ke konteks desa untuk memudahkan kampanye, implementasi di lapangan, dan pengorganisasian dari pusat ke desa," kata Gus Menteri, seperti dalam keterangan tertulisnya.

SDGs desa, lanjut Gus Menteri, diimplementasikan mulai 2021 sesuai Peraturan Menteri Desa (Permendesa) PDTT Nomor 13/2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut dan Moeldoko, Para Pejabat yang Laporkan Aktivis ke Polisi...

Luhut dan Moeldoko, Para Pejabat yang Laporkan Aktivis ke Polisi...

Nasional
Dilaporkan Luhut, Kuasa Hukum Fatia Sebut yang Disampaikan Kliennya Bukan Pencemaran Nama Baik

Dilaporkan Luhut, Kuasa Hukum Fatia Sebut yang Disampaikan Kliennya Bukan Pencemaran Nama Baik

Nasional
Kemenkes: Kasus Kematian Covid-19 Turun 48 Persen Sepekan Terakhir

Kemenkes: Kasus Kematian Covid-19 Turun 48 Persen Sepekan Terakhir

Nasional
Akses Konten Negatif Terkait SARA Diputus, Menkominfo: Tak Ada Ruang bagi Penista Agama

Akses Konten Negatif Terkait SARA Diputus, Menkominfo: Tak Ada Ruang bagi Penista Agama

Nasional
TNI AL Bangun 2 Kapal Rumah Sakit untuk Penanganan Covid-19

TNI AL Bangun 2 Kapal Rumah Sakit untuk Penanganan Covid-19

Nasional
Wapres: Sektor Utama Halal Value Chain Produk Indonesia Tumbuh Positif Meski Pandemi

Wapres: Sektor Utama Halal Value Chain Produk Indonesia Tumbuh Positif Meski Pandemi

Nasional
Usai Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece, Irjen Napoleon Diisolasi

Usai Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece, Irjen Napoleon Diisolasi

Nasional
Polisikan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Siapa Pun Boleh Kritik Selama Pakai Data yang Bisa Diuji

Polisikan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Siapa Pun Boleh Kritik Selama Pakai Data yang Bisa Diuji

Nasional
OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan 6 Orang Termasuk Bupati dan Kepala BPBD

OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan 6 Orang Termasuk Bupati dan Kepala BPBD

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 22,33 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 22,33 Persen

Nasional
Kemenkominfo Putus Akses terhadap 2,6 Juta Konten Negatif, Terbanyak Pornografi

Kemenkominfo Putus Akses terhadap 2,6 Juta Konten Negatif, Terbanyak Pornografi

Nasional
UPDATE 22 April: Ada 49.662 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 22 April: Ada 49.662 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 22 September: Sebaran 2.720 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

UPDATE 22 September: Sebaran 2.720 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

Nasional
Haris Azhar Sempat Kirim Undangan Pertemuan, tapi Luhut Tidak Datang

Haris Azhar Sempat Kirim Undangan Pertemuan, tapi Luhut Tidak Datang

Nasional
UPDATE 22 September: 256.163 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate dengan PCR 5,24 Persen

UPDATE 22 September: 256.163 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate dengan PCR 5,24 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.