Tingkat Hunian RSD Covid-19 Wisma Atlet Diklaim Turun 80 Persen Sebulan Terakhir

Kompas.com - 02/11/2020, 16:35 WIB
Foto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAFoto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien.


JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator RS Darurat Covid-19 Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, angka tingkat hunian Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran menurun dalam satu bulan terakhir.

"Kita lihat dalam satu bulan terakhir ini dari sisi angka hunian, katakanlah satu bulan yang lalu itu di Wisma Atlet di Tower 4, Tower 5 sebagai isolasi mandiri, Tower 6 dan Tower 7 sebagai tempat perawatan ringan sampai sedang pasien Covid-19, ini semua menurun," kata Tugas dalam Update RS Darurat Covid-19: Tren Pasca Libur Panjang, Senin (2/11/2020).

Ia memaparkan, untuk Tower 4-7 Wisma Atlet pada satu bulan sebelumnya, yaitu September September 2020, tingkat huniannya bisa mencapai 80 persen.

Baca juga: Kurang dari Sebulan, Jumlah Pasien RSD Wisma Atlet Turun Lebih dari 50 Persen

Berdasarkan data yang dia paparkan, selama satu bulan terakhir ini untuk Tower 4-5 menurun, saat ini 23,4 persen. Sedangkan, saat ini, di Tower 6 dan 7 itu 36,3 persen.

"Artinya ini menurun jauh. Dari yang kita lihat data itu, kenapa menurun karena memang yang masuk dibanding yang keluar itu lebih sedikit yang masuk, yang keluar lebih banyak," kata dia.

Lanjutnya, data ini juga menunjukkan persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Wisma Atlet meningkat.

Ia juga mengatakan, alasan dari tingkat kesembuhan yang meningkat dikarenakan masyarakat sudah sadar dan disiplin terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: UPDATE 2 November: 1.774 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Selain itu, dia juga menyoroti sejumlah kebijakan daerah, misalnya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Ibu Kota.

"Kalau kita lihat dengan diberlakukannya PSBB di DKI khususnya. Kita lihat juga penurunan terjadi di berbagai wilayah, terutama di daerah zona merah. Ini terlihat penurunan. Di sisi lain ada tentunya kesadaran dari masyarakat dengan disiplin protokol kesehatan meningkat," kata dia.

Dia mengharapkan turunnya hunian di RSD Covid-19 Wisma Atlet juga menurunkan rantai penularan.

"Sehingga kasusnya juga kita lihat ada penurunan. Semoga ini akan terus diberlakukan dan kesadaran masyarakat untuk disiplin betul-betul dilakukan dengan baik di seluruh wilayah," ujar Tugas Ratmono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Ummat Sebut Tindakan Israel pada Palestina Tak Bisa Ditoleransi

Partai Ummat Sebut Tindakan Israel pada Palestina Tak Bisa Ditoleransi

Nasional
Pemerintah Sebut Ada 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik di Masa Pelarangan

Pemerintah Sebut Ada 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik di Masa Pelarangan

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.385 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jabar dengan 723

UPDATE: Sebaran 2.385 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jabar dengan 723

Nasional
Kritik Kerumunan Ancol, PSI Nilai Survei Anies untuk Pilpres Akan Turun

Kritik Kerumunan Ancol, PSI Nilai Survei Anies untuk Pilpres Akan Turun

Nasional
UPDATE: 8.954.300 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.721.627 Dosis Pertama

UPDATE: 8.954.300 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.721.627 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 15 Mei: Ada 91.636 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 15 Mei: Ada 91.636 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update 15 Mei: Ada 84.063 Pasien Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 15 Mei: Ada 84.063 Pasien Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 15 Mei: 29.587 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 15 Mei: 29.587 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.181 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.597.067

UPDATE: Bertambah 4.181 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.597.067

Nasional
UPDATE: Bertambah 144, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 47.967 Orang

UPDATE: Bertambah 144, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 47.967 Orang

Nasional
Doni Monardo: Tempat Wisata yang Langgar Prokes Lebih Baik Ditutup

Doni Monardo: Tempat Wisata yang Langgar Prokes Lebih Baik Ditutup

Nasional
UDPATE: Tambah 2.385 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.736.670

UDPATE: Tambah 2.385 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.736.670

Nasional
Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Nasional
RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

Nasional
Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X