Kompas.com - 02/11/2020, 16:35 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator RS Darurat Covid-19 Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, angka tingkat hunian Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran menurun dalam satu bulan terakhir.

"Kita lihat dalam satu bulan terakhir ini dari sisi angka hunian, katakanlah satu bulan yang lalu itu di Wisma Atlet di Tower 4, Tower 5 sebagai isolasi mandiri, Tower 6 dan Tower 7 sebagai tempat perawatan ringan sampai sedang pasien Covid-19, ini semua menurun," kata Tugas dalam Update RS Darurat Covid-19: Tren Pasca Libur Panjang, Senin (2/11/2020).

Ia memaparkan, untuk Tower 4-7 Wisma Atlet pada satu bulan sebelumnya, yaitu September September 2020, tingkat huniannya bisa mencapai 80 persen.

Baca juga: Kurang dari Sebulan, Jumlah Pasien RSD Wisma Atlet Turun Lebih dari 50 Persen

Berdasarkan data yang dia paparkan, selama satu bulan terakhir ini untuk Tower 4-5 menurun, saat ini 23,4 persen. Sedangkan, saat ini, di Tower 6 dan 7 itu 36,3 persen.

"Artinya ini menurun jauh. Dari yang kita lihat data itu, kenapa menurun karena memang yang masuk dibanding yang keluar itu lebih sedikit yang masuk, yang keluar lebih banyak," kata dia.

Lanjutnya, data ini juga menunjukkan persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Wisma Atlet meningkat.

Ia juga mengatakan, alasan dari tingkat kesembuhan yang meningkat dikarenakan masyarakat sudah sadar dan disiplin terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: UPDATE 2 November: 1.774 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Selain itu, dia juga menyoroti sejumlah kebijakan daerah, misalnya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Ibu Kota.

"Kalau kita lihat dengan diberlakukannya PSBB di DKI khususnya. Kita lihat juga penurunan terjadi di berbagai wilayah, terutama di daerah zona merah. Ini terlihat penurunan. Di sisi lain ada tentunya kesadaran dari masyarakat dengan disiplin protokol kesehatan meningkat," kata dia.

Dia mengharapkan turunnya hunian di RSD Covid-19 Wisma Atlet juga menurunkan rantai penularan.

"Sehingga kasusnya juga kita lihat ada penurunan. Semoga ini akan terus diberlakukan dan kesadaran masyarakat untuk disiplin betul-betul dilakukan dengan baik di seluruh wilayah," ujar Tugas Ratmono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasdem Klaim Rakyat Indonesia Tersakiti jika Izin Safari Politik Anies di Aceh Dicabut karena Alasan Politik

Nasdem Klaim Rakyat Indonesia Tersakiti jika Izin Safari Politik Anies di Aceh Dicabut karena Alasan Politik

Nasional
KPK Akan Dalami Dugaan Zulkifli Hasan 'Titip' Keponakan Masuk Fakultas Kedokteran Unila

KPK Akan Dalami Dugaan Zulkifli Hasan "Titip" Keponakan Masuk Fakultas Kedokteran Unila

Nasional
Bareskrim Sebut Istri dan Anak Ismail Bolong Konfirmasi Hadiri Pemeriksaan Hari Ini

Bareskrim Sebut Istri dan Anak Ismail Bolong Konfirmasi Hadiri Pemeriksaan Hari Ini

Nasional
Kala Richard Eliezer Dihantui Rasa Bersalah Ikuti Perintah Ferdy Sambo dan Pilih Ungkap Kebenaran

Kala Richard Eliezer Dihantui Rasa Bersalah Ikuti Perintah Ferdy Sambo dan Pilih Ungkap Kebenaran

Nasional
Safari Anies di Aceh Terhalang Izin Tempat, Nasdem Sesalkan Sikap Pemda

Safari Anies di Aceh Terhalang Izin Tempat, Nasdem Sesalkan Sikap Pemda

Nasional
Atur Masa Jeda 5 Tahun buat Mantan Napi Maju Caleg, MK: Supaya Introspeksi Diri

Atur Masa Jeda 5 Tahun buat Mantan Napi Maju Caleg, MK: Supaya Introspeksi Diri

Nasional
Ketika Bharada E Bongkar Peran Putri Candrawathi dalam Rencana Pembunuhan Brigadir J...

Ketika Bharada E Bongkar Peran Putri Candrawathi dalam Rencana Pembunuhan Brigadir J...

Nasional
Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Jaksa Hadirkan Ahli Forensik Digital

Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Jaksa Hadirkan Ahli Forensik Digital

Nasional
Awal 2023 Mulai Resesi Global, Bahlil: Kita Perlu Stabilitas Politik dan Kepemimpinan yang Kuat

Awal 2023 Mulai Resesi Global, Bahlil: Kita Perlu Stabilitas Politik dan Kepemimpinan yang Kuat

Nasional
KPK Akan Cek Laporan Dugaan Korupsi Tambang Ilegal yang Disebut Seret Pejabat Polri

KPK Akan Cek Laporan Dugaan Korupsi Tambang Ilegal yang Disebut Seret Pejabat Polri

Nasional
Daftar 9 Pati TNI AL yang Berpeluang Jadi KSAL Gantikan Yudo Margono

Daftar 9 Pati TNI AL yang Berpeluang Jadi KSAL Gantikan Yudo Margono

Nasional
Kabareskrim Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Setoran Tambang Ilegal

Kabareskrim Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Setoran Tambang Ilegal

Nasional
Ditanya Ibu-ibu soal Kode Rambut Putih, Ganjar: Tertuduh Saya

Ditanya Ibu-ibu soal Kode Rambut Putih, Ganjar: Tertuduh Saya

Nasional
Kegentingan Perpu Pemilu dengan Masa Jabatan KPU

Kegentingan Perpu Pemilu dengan Masa Jabatan KPU

Nasional
Saat Ganjar Kaget Ditanya Emak-emak soal Jadi Presiden 2024, Gelengkan Kepala Beberapa Kali

Saat Ganjar Kaget Ditanya Emak-emak soal Jadi Presiden 2024, Gelengkan Kepala Beberapa Kali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.