Kompas.com - 02/11/2020, 16:25 WIB
Esfia Pangaribuan meninggalkan RSUD Kota Bogor, Senin (11/5/2020). Esfia dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah dirawat selama sebulan di rumah sakit. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOEsfia Pangaribuan meninggalkan RSUD Kota Bogor, Senin (11/5/2020). Esfia dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah dirawat selama sebulan di rumah sakit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh terus bertambah. Hingga Senin (2/11/2020) atau tepat delapan bulan pandemi di Indonesia, pemerintah mencatat 415.402 pasien telah sembuh.

Baca juga: UPDATE 8 Bulan Covid-19 RI: Total Kasus 415.402, Bertambah 2.618

Dari data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Senin sore, terjadi penambahan 3.624 pasien sembuh dalam 24 jam terakhir. Pasien dinyatakan sembuh setelah melalui dua kali pemeriksaan melalui metode polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif.

Selain itu, data pemerintah juga menunjukkan penambahan pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19. Tercatat, pasien meninggal bertambah 101 orang, sehingga totalnya menjadi 14.044 orang.

Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 Sebesar 82,84 Persen, Satgas: Ini Menggembirakan Sekali

Kemudian, pemerintah mengumumkan 2.618 kasus baru positif Covid-19 dibandingkan data pada Minggu (1/11/2020).

Angka tersebut menambah akumulasi jumlah kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 415.402 kasus, sejak pengumuman kasus perdana pada 2 Maret 2020.

Adapun jumlah kasus suspek Covid-19 yang tercatat hingga Senin sore sebanyak 59.500 suspek. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Nasional
Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Nasional
Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Nasional
Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Nasional
Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Nasional
Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Nasional
Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Nasional
Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Nasional
MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

Nasional
Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Nasional
MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

Nasional
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Nasional
Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Nasional
Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X