Dampak Pandemi Covid-19, Masyarakat Kembali Hidupkan Jamu Tradisional

Kompas.com - 01/11/2020, 09:03 WIB
Presiden Joko Widodo bersiap memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2020). Ratas tersebut membahas percepatan pembangunan program strategis nasional Jalan Tol Sumatera dan Tol Cisumdawu. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL/foc. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APresiden Joko Widodo bersiap memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2020). Ratas tersebut membahas percepatan pembangunan program strategis nasional Jalan Tol Sumatera dan Tol Cisumdawu. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat berupaya menghidupkan kembali budaya atau kearifan lokal, seperti jamu tradisional yang berkhasiat dalam meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Pekan Kebudayaan Nasional Tahun 2020 secara virtual sebagaimana ditayangkan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu (31/10/2020) malam.

"Masyarakat kembali berupaya menghidupkan kearifan lokal seperti mengangkat lagi jamu-jamu tradisional untuk meningkatkan imunitas tubuh yang sangat dibutuhkan dalam situasi pandemi ini," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi Dukung Seniman dan Budayawan Tetap Berkreasi Saat Pandemi

Menurut Jokowi, pandemi tak menjadi penghalang bagi insan pegiat seni dan budaya untuk tetap berkreasi. Ia menilai, justru saat ini seniman makin kreatif lantaran berhasil merespons situasi krisis.

Jokowi mengatakan, ketika menghadapi pandemi Covid-19 memori budaya masyarakat tangguh bencana kembali hidup.

Ia menambahkan lebih dari delapan bulan masyarakat terus memupuk rasa solidaritas, gotong royong dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi pandemi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam sejarah terbentuknya bangsa Indonesia, sikap optimistis dan pantang menyerah terbentuk dari tantangan alam dan kondisi geografis Nusantara. Terlebih, ia mengatakan, Indonesia juga berdiri di atas cincin api yang membuat harus selalu siap siaga dalam menghadapi bencana.

Baca juga: Produksi Jamu Siap Saji untuk Bertahan di Tengah Pandemi

Selama berabad-abad, kata Presiden, masyarakat Indonesia berusaha bersahabat dengan semua tantangan itu dan menjaga harmoni dengan alam lingkungan, membangun kebudayaan dan nilai-nilai keutamaan di atasnya.

"Itulah yang membuat bangsa Indonesia tangguh, menghargai perbedaan, kreatif, dan kaya budaya," tuturnya.

"Mari kita terus berkarya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari terus menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana. Mari kita terus menjaga bumi kita dengan sehormat-hormatnya," kata Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.