KILAS

Menkominfo Minta Kandidat Pilkada Berkampanye Positif di Ruang Digital

Kompas.com - 31/10/2020, 08:00 WIB
Logo Kominfo dan Pemilihan Serentak 2020 Dok. Humas KominfoLogo Kominfo dan Pemilihan Serentak 2020


KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengimbau, para kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 mengisi ruang digital dengan kampanye positif.

" Kampanye positif itu bisa dilakukan dengan saling beradu gagasan dan program," kata Johnny seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Jumat (30/10/2020).

Johnny mengatakan, ruang digital menjadi sarana paling efektif untuk berkampanye pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. 

Ini karena ruang digital tidak menyebabkan masyarakat berkumpul dengan jumlah banyak seperti kebiasaan kampanye di lapangan terbuka.

Baca juga: Kominfo Siapkan Mekanisme Pemblokiran Medsos yang Muat Konten Negatif

Di samping itu, program kampanye di ruang digital juga tersedia di semua platform.

Johnny menambahkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerbitkan revisi aturan yang melarang kampanye dengan cara menciptakan kerumunan masa.

Adapun kerumunan masa yang dimaksud Johnny seperti rapat umum dan konser musik, serta membatasi pertemuan tatap muka.

Tak sampai di situ saja, Johnny mengatakan,  Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) telah melakukan kerja sama aksi dengan KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Baca juga: Kominfo: 12.548 Desa Belum Terjangkau Jaringan 4G

"Kami bekerja sama dalam melakukan monitoring ruang digital selama penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020," kata Johnny.

Johnny menegaskan, dalam monitoring tersebut, jika ada konten negatif yang menyiarkan hoaks atau disinformasi akan diblokir oleh Kominfo.

Terlebih, lanjut Johnny, konten negatif tersebut menjadi salah satu penyebab gangguan sosial dan politik selama Pemilihan Serentak 2020.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Intoleransi, Mendikbud Akan Keluarkan SE dan Buka 'Hotline' Pengaduan

Cegah Intoleransi, Mendikbud Akan Keluarkan SE dan Buka "Hotline" Pengaduan

Nasional
Kemenhan Buka Pendaftaran Komponen Cadangan setelah Terbit Peraturan Menteri

Kemenhan Buka Pendaftaran Komponen Cadangan setelah Terbit Peraturan Menteri

Nasional
Kemenkes Berharap WNI di Luar Negeri Mendapat Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Setempat

Kemenkes Berharap WNI di Luar Negeri Mendapat Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Setempat

Nasional
Pemerintah Akan Tindak Tegas Praktik Intoleransi di Sekolah

Pemerintah Akan Tindak Tegas Praktik Intoleransi di Sekolah

Nasional
Jumlah Vaksin Terbatas, Pemerintah Tak Prioritaskan Penyintas Covid-19 dalam Vaksinasi

Jumlah Vaksin Terbatas, Pemerintah Tak Prioritaskan Penyintas Covid-19 dalam Vaksinasi

Nasional
Nadiem: Sekolah Tak Boleh Wajibkan Siswa Berseragam Model Pakaian Agama Tertentu

Nadiem: Sekolah Tak Boleh Wajibkan Siswa Berseragam Model Pakaian Agama Tertentu

Nasional
Rizieq Shihab Dilaporkan soal Lahan Pesantren di Megamendung, FPI: Kami Punya Bukti

Rizieq Shihab Dilaporkan soal Lahan Pesantren di Megamendung, FPI: Kami Punya Bukti

Nasional
UPDATE: Sebaran 11.788 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.512 Kasus

UPDATE: Sebaran 11.788 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.512 Kasus

Nasional
UPDATE 24 Januari: Ada 80.114 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Januari: Ada 80.114 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Januari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Mencapai 162.617

UPDATE 24 Januari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Mencapai 162.617

Nasional
UPDATE: Bertambah 48.002, Total 8.754.507 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE: Bertambah 48.002, Total 8.754.507 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Januari: Bertambah 171, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 27.835

UPDATE 24 Januari: Bertambah 171, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 27.835

Nasional
UPDATE 24 Januari: Bertambah 7.751, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 798.810

UPDATE 24 Januari: Bertambah 7.751, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 798.810

Nasional
UPDATE: Bertambah 11.788, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 989.262

UPDATE: Bertambah 11.788, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 989.262

Nasional
Kematian Anggota FPI Dilaporkan ke Komite Antipenyiksaan Internasional

Kematian Anggota FPI Dilaporkan ke Komite Antipenyiksaan Internasional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X