404.048 Kasus Covid-19 di Indonesia, Satgas Ingatkan 54 Daerah yang 10 Minggu Nyaman di Zona Oranye

Kompas.com - 30/10/2020, 06:56 WIB
Warga melintas di depan mural berisi ajakan melawan corona di Jalan Pahlawan Komarudin RW 03, Cakung Barat, Jakarta Timur, Sabtu (17/10/20). Visual karya Komunitas Bale Buku tersebut mengusung tema Sosialisasi Protokol Kesehatan 3 Msebagai imbauan kepada masyarakat pentingnya protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk mencegah penyebaran penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Suwandy/hp. ANTARA FOTO/SuwandyWarga melintas di depan mural berisi ajakan melawan corona di Jalan Pahlawan Komarudin RW 03, Cakung Barat, Jakarta Timur, Sabtu (17/10/20). Visual karya Komunitas Bale Buku tersebut mengusung tema Sosialisasi Protokol Kesehatan 3 Msebagai imbauan kepada masyarakat pentingnya protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk mencegah penyebaran penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Suwandy/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap hari, jumlah pasien positif, sembuh, dan meninggal dunia akibat Covid-19 di Tanah Air selalu bertambah.

Khususnya jumlah pasien meninggal dunia, saat ini sudah melampaui angka 13.000.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia tercatat ada 13.701 orang atau setara dengan 3,4 persen dari total angka positif di Indonesia

Persentase tersebut masih lebih tinggi daripada persentase angka kematian akibat Covid-19 di dunia.

"Sedangkan jumlah kasus meninggal kumulatif di Indonesia adalah 13.701 atau 3,4 persen di mana kasus meninggal di dunia adalah 2,63 persen," kata Wiku di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: 54 Wilayah Ini Zona Oranye Covid-19 Selama 10 Minggu, Satgas Nilai akibat Merasa Nyaman

Wiku mengatakan, berdasarkan data Satgas hingga 25 Oktober 2020 terdapat 63,2 persen atau 325 kabupaten/kota memiliki kematian di bawah 10 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, sebesar 31,7 persen atau setara 163 kabupaten/kota memiliki kematian 11 sampai dengan 100.

Serta, masih ada 5,0 persen atau 26 kabupaten/kota yang memiliki kematian lebih dari 100.

"Ingat satu kematian saja terbilang nyawa. Kita tidak boleh menganggap remeh kematian meskipun sedikit," ujar dia.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat hingga saat ini, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Satgas: Persentase Kematian akibat Covid-19 di Indonesia 3,4 Persen, Dunia 2,63 Persen

Hal ini terlihat dari terus munculnya kasus baru Covid-19, dengan penambahan lebih dari 3.000 pasien dalam sehari.

Data pemerintah hingga Kamis ini pukul 12.00 WIB memperlihatkan bahwa ada 3.565 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia ada 404.048.

Seribu Kasus Aktif

Wiku Adisasmito juga mengungkapkan, saat ini terdapat 12 kabupaten/kota yang memiliki lebih dari 1.000 kasus aktif Covid-19.

Hal itu berdasarkan data Satgas Covid-19 hingga Minggu (25/10/2020).

"Yang paling harus diwaspadai, meskipun sebagian kecil adalah 2,3 persen atau 12 kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif di atas 1.000 kasus,” kata Wiku.

Adapun kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.

Mereka bisa menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Baca juga: Satgas Ungkap 12 Kabupaten/Kota yang Miliki Lebih dari 1.000 Kasus Aktif Covid-19

Rinciannya, Kota Padang (3.306), Jakarta Timur (2.663), Kota Jayapura (2.202), Jakarta Selatan (2.047), Jakarta Barat (1.951), Kota Pekanbaru (1.885).

Kemudian, Kota Bekasi (1.731), Kota Depok (1.595), Bekasi (1.287), Jakarta Utara (1.277), Bogor (1.275), dan Jakarta Pusat (1.024).

Wiku menuturkan, 12 kabupaten/kota tersebut konsisten berada dalam daftar yang sama.

Hanya saja, yang membedakan tiap minggunya adalah posisi atau peringkat.

Namun, ia menegaskan kepada pemerintah daerah setempat bahwa hal tersebut bukanlah sebuah prestasi.

Menurut Wiku, hal itu menunjukkan masyarakat di daerah tersebut masih abai terhadap protokol kesehatan.

Baca juga: Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito aat memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (6/10/2020).Dok. Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito aat memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (6/10/2020).

Oleh karena itu, Satgas meminta pemda melakukan evaluasi secara menyeluruh dan menegakkan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap masyarakat setempat.

"Pemda harus melakukan evaluasi yang menyeluruh terhadap protokol kesehatan di daerahnya. Jangan sedikit pun lengah," tuturnya.

Tingkat Kesembuhan Nol Persen

Selain itu, Wiku Adisasmito juga mengungkapkan ada empat kabupaten/kota yang memiliki tingkat kesembuhan nol persen.

"Bahkan yang sangat mengkhawatirkan, empat dari 13 kab/kota ini mencatatkan kesembuhan 0 persen. Pertama, Natuna di Kepulauan Riau. Ngada (NTT). Belu, NTB. Manggarai Timur, NTT," ungkap Wiku.

Ia mengungkapkan, angka kesembuhan nol persen itu dikarenakan keempat daerah baru terpapar Covid-19.

Baca juga: Ada 4 Kabupaten/Kota Belum Catat Pasien Covid-19 yang Sembuh, Ini Alasannya

Berdasarkan data hingga 25 Oktober 2020, Natuna memiliki satu kasus positif, Ngada memiliki 52 kasus, Belu memiliki dua kasus, dan Manggarai Timur memiliki satu kasus.

"Empat kabupaten/kota dengan nol persen kesembuhan dikarenakan baru saja terdampak Covid-19 sehingga dari jumlah kasus yang ada belum mengalami kesembuhan," ucapnya.

Sementara, sembilan kabupaten/kota lain yang tingkat kesembuhannya masih di bawah 25 persen yakni, Sarmi (13,3 persen), Kepulauan Yapen (14,2 persen), Maybrat (16,6 persen), Padang Lawas (19,5 persen).

Kemudian, Bungo (20,8 persen), Kaimana (22,2 persen), Nias Utara (22,2 persen), Sarolangun (24,11 persen), dan Mamuju Utara (24,3 persen).

Satgas pun meminta pemerintah daerah mengevaluasi layanan kesehatan kepada pasien Covid-19 dan meningkatkannya.

Baca juga: Satgas: Senjata Utama Memutus Penularan Covid-19 adalah Maksimalkan 3M

Wiku juga meminta pemda dalam daftar tersebut melapor kepada pemerintah pusat.

"Kami juga meminta kepada pemda yang wilayahnya masuk dalam daftar ini untuk melaporkan kepada pemerintah pusat atau satgas pusat, kendala yang dihadapi sehingga dapat dicari jalan keluarnya sehingga dapat meningkatkan angka kesembuhan," tutur dia.

Daerah Zona Oranye

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 juga menunjukkan ada 54 kabupaten/kota yang berstatus zona oranye Covid-19 (risiko sedang) selama 10 minggu berturut-turut.

Wiku Adisasmito menilai daerah tersebut merasa nyaman karena tidak berada dalam zona merah (risiko tinggi).

"Ini yang kami sebut sebagai perasaan nyaman, tidak ada di zona merah tetapi berada di zona oranye dalam waktu lama," ujar Wiku.

"Satgas sangat menyayangkan adanya kondisi seperti ini," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Bertambah 28, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 143.077 Orang

UPDATE: Bertambah 28, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 143.077 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 914, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.201

UPDATE: Bertambah 914, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.201

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Golkar Ingkatkan Pemulihan Kemiskinan Ekstrem Pasca-Pandemi

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Golkar Ingkatkan Pemulihan Kemiskinan Ekstrem Pasca-Pandemi

Nasional
Pemprov DKI Jakarta Dorong Perkembangan UMKM lewat Program Jakpreneur

Pemprov DKI Jakarta Dorong Perkembangan UMKM lewat Program Jakpreneur

Nasional
PTM Terbatas Dimulai, Jokowi Minta Kepala Daerah Pastikan Sekolah Siap Disiplin Prokes

PTM Terbatas Dimulai, Jokowi Minta Kepala Daerah Pastikan Sekolah Siap Disiplin Prokes

Nasional
Banteng, Celeng, dan Oligarki Partai Politik

Banteng, Celeng, dan Oligarki Partai Politik

Nasional
HSN 2021, Ini Pesan Gus Muhaimin untuk Para Santri di Indonesia

HSN 2021, Ini Pesan Gus Muhaimin untuk Para Santri di Indonesia

Nasional
Airlangga Ungkap Strategi Kemenangan Golkar, Minta Road Map Pemilu 2024

Airlangga Ungkap Strategi Kemenangan Golkar, Minta Road Map Pemilu 2024

Nasional
Waketum Golkar Sebut Kader Terjerat Korupsi Belum Terbukti Bersalah, Hormati Proses Hukum

Waketum Golkar Sebut Kader Terjerat Korupsi Belum Terbukti Bersalah, Hormati Proses Hukum

Nasional
Jokowi: Kondisi Dunia Saat Ini Penuh Ketidakpastian, Kita Harus Siaga

Jokowi: Kondisi Dunia Saat Ini Penuh Ketidakpastian, Kita Harus Siaga

Nasional
Empat Kader Golkar Terjerat Kasus Korupsi, Waketum: Tak Ada Kaitan dengan Partai

Empat Kader Golkar Terjerat Kasus Korupsi, Waketum: Tak Ada Kaitan dengan Partai

Nasional
Jokowi Minta Daerah Hasilkan Produk Perdagangan Unggulan Masing-masing

Jokowi Minta Daerah Hasilkan Produk Perdagangan Unggulan Masing-masing

Nasional
Menurut OJK, Ini Ciri-ciri Pinjaman Online Ilegal

Menurut OJK, Ini Ciri-ciri Pinjaman Online Ilegal

Nasional
Pemerintah Susun 'Road Map' Perubahan Status Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

Pemerintah Susun "Road Map" Perubahan Status Pandemi Covid-19 Jadi Endemi

Nasional
Airlangga: Untuk Pemilihan Presiden, Kita Harus Menang

Airlangga: Untuk Pemilihan Presiden, Kita Harus Menang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.