Menlu AS Nilai Indonesia Telah Memberi Model Hidup dengan Toleransi

Kompas.com - 29/10/2020, 18:46 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Jakarta, Kamis (29/10/2020). KemluMenteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Jakarta, Kamis (29/10/2020).
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menilai Indonesia memberikan contoh dalam aspek toleransi.

Hal itu disampaikan Pompeo dalam pidatonya saat acara bertajuk "Nurturing the shared civilizational aspirations of Islam Rahmatan li al-‘Alamin" yang digelar GP Ansor, Kamis (29/10/2020).

"Saya di Indonesia. Karena saya percaya Indonesia menunjukkan jalan ke depan. Tidak ada satu pun alasan agama Islam tidak bisa hidup berdampingan dengan damai bersama agama Kristen dan Buddha," ucap Pompeo.

Baca juga: Berkunjung ke Indonesia, Pompeo: Senang Bisa Kembali ke Sini

Pompeo kemudian menyinggung kelompok-kelompok yang memelintir ajaran agama Islam untuk membenarkan aksi kekerasan.

Akan tetapi, menurut dia, Indonesia dan Amerika Serikat mengetahui bahwa hidup berdampingan secara damai dan saling menghargai dapat diwujudkan.

Menurut Pompeo, setelah Reformasi 1998, Indonesia memberikan sebuah model bagaimana orang dengan latar belakang yang berbeda dapat hidup berdampingan.

Sejak reformasi, Indonesia dinilai memiliki iklim demokrasi yang fleksibel, inklusif, dan toleran.

Baca juga: Pelaksanaan Demokrasi dan Toleransi Dinilai jadi PR Presiden Jokowi

Pompeo menilai, hal itu sekaligus mematahkan anggapan sekelompok orang yang beranggapan bahwa Indonesia hanya bisa diatur oleh pemimpin yang membatasi hak rakyatnya.

"Anda telah membuat sebuah model bagaimana kelompok etnis dan agama serta ideologi politik yang berbeda dapat hidup berdampingan secara damai dan menyelesaikan perbedaan pendapat dengan cara demokratis," ucapnya.

Acara ini menjadi agenda Pompeo yang ketiga selama berada di Indonesia pada hari ini.

Pada Kamis pagi, Pompeo telah bertemu dengan Menlu RI Retno Marsudi. Setelah itu, ia bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Tiba di Jakarta, Ini Agenda Menlu AS Mike Pompeo Selama di Indonesia



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Isteri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Isteri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Nasional
Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Nasional
Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

Nasional
Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

Nasional
Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

Nasional
Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

Nasional
Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

Nasional
Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

Nasional
Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

Nasional
Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

Nasional
Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

Nasional
Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

Nasional
Abaikan Protokol Kesehatan saat Catatkan Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Kepala KUA Tanah Abang Dimutasi

Abaikan Protokol Kesehatan saat Catatkan Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Kepala KUA Tanah Abang Dimutasi

Nasional
Kontras Nilai UU Pengadilan HAM Belum Efektif Beri Akses Keadilan

Kontras Nilai UU Pengadilan HAM Belum Efektif Beri Akses Keadilan

Nasional
Di Countries Strategic Dialogue, Pemerintah Akan Sampaikan Kondisi Pandemi dan Perekonomian Indonesia

Di Countries Strategic Dialogue, Pemerintah Akan Sampaikan Kondisi Pandemi dan Perekonomian Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X