KILAS

Lewat Virtual Ride, BPJS Kesehatan Kumpulkan Donasi Rp 34,9 Juta untuk Peserta JKN-KIS

Kompas.com - 27/10/2020, 19:47 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris saat menerima medali secara simbolis sebagai peserta mewakili para peserta Virtual Ride for Better Indonesia 2020 lainnya, Senin (27/10/2020). Dok. Humas BPJS KesehatanDirektur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris saat menerima medali secara simbolis sebagai peserta mewakili para peserta Virtual Ride for Better Indonesia 2020 lainnya, Senin (27/10/2020).


KOMPAS.com - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan, Fachmi Idris mengatakan Virtual Ride for Better Indonesia 2020 merupakan upaya BPJS Kesehatan dalam membudayakan gerakan hidup sehat di masyarakat.

"Saya berharap, para duta BPJS Kesehatan dapat mengajak masyarakat turut serta membiasakan pola hidup sehat, salah satunya melalui aktivitas olahraga bersepeda," kata Fachmi seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal itu Fachmi sampaikan saat menerima medali penghargaan Virtual Ride for Better Indonesia 2020 secara simbolis, Selasa (27/10/2020). Acara ini sendiri digelar untuk memperingati HUT BPJS Kesehatan ke-52 sekaligus HUT RI ke-75.

Pada kesempatan itu, Fachmi  tak lupa berterima kasih kepada BPJS Kesehatan Cycling Community dan platform GERAK yang telah bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Baca juga: Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

Dalam acara Virtual Ride for Better Indonesia 2020, Fachmi menyatakan, pihaknya juga menggalang donasi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang menunggak iuran karena terdampak Covid-19.

Ya selain berbahaya bagi kesehatan, pandemi Covid-19 sangat memukul kondisi perekonomian masyarakat lantaran banyak yang kehilangan pekerjaan dan pendapatannya.

Fachmi berharap, lewat kegiatan donasi itu, masyarakat bisa berolahraga sambil menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak Covid-19, khususnya yang menunggak iuran JKN-KIS.

"Dengan begitu, masyarakat yang menunggak tetap bisa memiliki akses terhadap jaminan kesehatan,” ujar Fachmi.

Baca juga: Indeks Kepuasan atas BPJS Kesehatan Capai Skor 84 Persen

Sebagai informasi, virtual ride tersebut telah dilaksanakan mulai Senin, (17/07/2020) sampai Kamis, (17/10/2020).

Virtual ride ini menyediakan 2 pilihan jarak, yakni 52 Kilometer (KM) dan 75 KM yang harus diselesaikan peserta selama 1 bulan atau multiple ride.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AD/ART Partai Demokrat Digugat ke PN Jakarta Pusat

AD/ART Partai Demokrat Digugat ke PN Jakarta Pusat

Nasional
KNKT Berhasil Unduh Data CVR Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

KNKT Berhasil Unduh Data CVR Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Nasional
MUI Wajibkan Penderita Covid-19 Jalani Ibadah Ramadan di Rumah

MUI Wajibkan Penderita Covid-19 Jalani Ibadah Ramadan di Rumah

Nasional
Soal Pengajuan Merek Partai Demokrat oleh SBY, Dirjen Kekayaan Intelektual: Kemungkinan Ditolak

Soal Pengajuan Merek Partai Demokrat oleh SBY, Dirjen Kekayaan Intelektual: Kemungkinan Ditolak

Nasional
Satgas Minta Generasi Muda Bantu Lansia Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Satgas Minta Generasi Muda Bantu Lansia Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Nasional
Survei Capres 2024 KedaiKopi: Elektabilitas Gita Wirjawan Tertinggi di Kalangan Ekonom

Survei Capres 2024 KedaiKopi: Elektabilitas Gita Wirjawan Tertinggi di Kalangan Ekonom

Nasional
ASN Bisa Kerja 6 Jam dari Rumah Saat Ramadhan, Ini Panduannya Menurut SE Menpan RB

ASN Bisa Kerja 6 Jam dari Rumah Saat Ramadhan, Ini Panduannya Menurut SE Menpan RB

Nasional
Tingginya Elektabilitas Prabowo Dinilai Wajar, Dua Kali Jadi Calon Presiden

Tingginya Elektabilitas Prabowo Dinilai Wajar, Dua Kali Jadi Calon Presiden

Nasional
Elektabilitas Tertinggi untuk Capres Non-Parpol, Susi Pudjiastuti: Surveinya Iseng

Elektabilitas Tertinggi untuk Capres Non-Parpol, Susi Pudjiastuti: Surveinya Iseng

Nasional
Fatwa MUI: Buka Bersama di Masjid hingga Kantor Boleh Asal Taati Prokes

Fatwa MUI: Buka Bersama di Masjid hingga Kantor Boleh Asal Taati Prokes

Nasional
Luncurkan Aplikasi Propam Presisi, Kapolri: Sudah Bukan Saatnya Kita Tutup-tutupi Permasalahan

Luncurkan Aplikasi Propam Presisi, Kapolri: Sudah Bukan Saatnya Kita Tutup-tutupi Permasalahan

Nasional
Elektabilitas Prabowo Tertinggi Versi Survei, Politisi PKS Sebut Ada Peluang Muncul Tokoh Baru

Elektabilitas Prabowo Tertinggi Versi Survei, Politisi PKS Sebut Ada Peluang Muncul Tokoh Baru

Nasional
Menteri PPPA: Implementasi Kesetaraan Gender pada Inpres 9/2000 Masih Sebatas Wacana

Menteri PPPA: Implementasi Kesetaraan Gender pada Inpres 9/2000 Masih Sebatas Wacana

Nasional
Satgas Sarankan Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadhan Dilakukan Pagi Hari

Satgas Sarankan Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadhan Dilakukan Pagi Hari

Nasional
Banyak Tokoh Elektabilitasnya Tinggi, Isu Presiden 3 Periode Dinilai Tak Perlu Ditakuti

Banyak Tokoh Elektabilitasnya Tinggi, Isu Presiden 3 Periode Dinilai Tak Perlu Ditakuti

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X