Libur Panjang, Ahli Ingatkan Bahaya Penularan Covid-19

Kompas.com - 26/10/2020, 15:20 WIB
Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarat Indonesia (IAKMI) Ede Surya Darmawan di Gedung Mochtar, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020) KOMPAS.com/SANIA MASHABIKetua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarat Indonesia (IAKMI) Ede Surya Darmawan di Gedung Mochtar, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Ede Surya Darmawan mengatakan, ada potensi orang membawa virus corona saat kegiatan mudik dalam rangka libur panjang.

Menurut dia, mobilitas dari lokasi penduduk padat ke lokasi yang tidak padat semisal desa juga akan menimbulkan potensi penularan.

"Jadi artinya apa? Harus kita garis bawahi ada potensi orang bawa virus corona. Dengan demikian ada potensi penularan. Ujungnya siap-siap mengalami peningkatan," kata Ede kepada Kompas.com, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Oleh karena itu, lanjut Ede, perlu ada mitigasi yang dilakukan oleh pemerintah dan juga masyarakat.

Mitigasi pertama yang harus dilakukan pemerintah adalah gencar mengingatkan risiko penularan Covid-19.

Pemerintah juga diminta untuk menggencarkan solusi dari potensi risiko penularan tersebut.

Salah satu solusinya adalah dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

"Nah solusinya itu ya 3M kepada masyarakat ketika dia melakukan mudik," ujar dia.

Ia menuturkan, jelang liburan panjang ini ada baiknya semua kendaraan umum ataupun pribadi melakukan disinfeksi.

Tidak perlu keseluruhan mobil, kata Ede, cukup memberikan disinfektan pada area yang sering disentuh orang banyak saja.

Baca juga: Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

"Apalagi kendaraan pribadi ini yang kadang-kadang sebaiknya tetap dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan bahwa kita masih pandemi," ucap dia.

Untuk diketahui, pemerintah menetapkan 28 dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sesuai Surat Keputusan Presiden nomor 17 tahun 2020.

Sementara tanggal 31 Oktober dan 1 November 2020 jatuh pada hari Sabtu dan Ahad yang merupakan libur akhir pekan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X