KILAS

Hari Dokter Nasional, Ayo Bantu Garda Terdepan Lewat Gerakan 3M

Kompas.com - 25/10/2020, 17:57 WIB
Petugas medis mengarahkan pasien Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebelum memasuki U Stay hotel di Mangga Besar, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2020). Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta, Krisnadi mengatakan sebanyak 4.116 kamar dari 30 hotel di Jakarta siap untuk menampung pasien COVID-19 dengan kategori OTG. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas medis mengarahkan pasien Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebelum memasuki U Stay hotel di Mangga Besar, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2020). Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta, Krisnadi mengatakan sebanyak 4.116 kamar dari 30 hotel di Jakarta siap untuk menampung pasien COVID-19 dengan kategori OTG.

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 di Indonesia telah memasuki bulan ketujuh sejak kasus pertama diumumkan pada awal Maret 2020.

Hingga saat ini, dokter menjadi salah satu garda terdepan dalam penanganan virus corona. Bersama tenaga medis lainnya, mulai dari perawat hingga sopir ambulans, mereka bekerja keras merawat dan menyembuhkan para pasien yang terinfeksi Covid-19. 

Apa yang dilakukan oleh para petugas medis secara perlahan menemui hasil. Dilansir dari Kompas.com, Minggu (25/10/2020), dalam kurun waktu 23-24 Oktober 2020, pemerintah mencatat ada 4.119 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Jika ditotal, ada 309.219 orang yang berhasil sembuh sejak awal pandemi.

Oleh karena itu, dalam rangka memaknai Hari Dokter Nasional sekaligus hari jadi Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) yang jatuh pada 24 Oktober 2020, mari kita mengapresiasi jerih payah para dokter yang masih terus berjuang dan telah gugur lewat gerakan 3M.

Dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, secara tidak langsung kita telah meringankan tugas para dokter dalam mengatasi Covid-19. 

Selain 3M, kita juga perlu melakukan 3K. Mengutip dari artikel Kompas.com, Selasa (20/10/2020), psikolog sekaligus pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Edward Andriyanto Sutardhio menjelaskan bahwa 3K terdiri dari “Kaji Informasi” guna menjaga pikiran tetap positif.

Kedua, “Kelola Emosi” agar lebih rileks, tenang, dan nyaman sehingga imunitas tubuh bisa terjaga dan mampu melawan virus. Terakhir adalah "Kembangkan Sumber Daya", yakni mencari hobi atau sesuatu yang menyenangkan.

Menurut Edward, sumber daya yang dimaksud bisa berupa kegiatan sederhana, seperti menggambar, memasak, atau menjahit.

Kegiatan tersebut dapat mengalihkan perhatian dari situasi pandemi yang intens, sehingga pikiran lebih fokus ke hal-hal positif dan pada apa yang bisa dilakukan untuk masa depan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Isteri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Isteri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Nasional
Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Nasional
Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

Mendagri: Pemilih Harus Langsung Pulang Setelah Mencoblos, Jangan Berkumpul di TPS

Nasional
Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

Irjen Napoleon Bantah Minta Uang Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”

Nasional
Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

Disinggung soal Permintaan Rp 7 Miliar untuk “Petinggi Kita”, Irjen Napoleon Tertawa

Nasional
Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

Irjen Napoleon: Paper Bag Warna Merah dari Tommy Sumardi Berisi Risalah Sidang Djoko Tjandra

Nasional
Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Akui Bertemu Tommy Sumardi di Ruangannya, Bahas Djoko Tjandra

Nasional
Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

Komnas HAM: Penegakan HAM Seharusnya Tidak Jadi Perkara yang Sulit bagi Pemerintah

Nasional
Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

Mendikbud Pastikan Anggaran untuk PPPK 2021 Ditanggung Pemerintah Pusat

Nasional
Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

Peserta Seleksi PPPK 2021 Akan Dapat Materi Pembelajaran secara Daring

Nasional
Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

Mantan Jaksa Agung Ini: 3 Hal Ini Akan Terjadi jika Kasus HAM Berat Masa Lalu Tak Diselesaikan

Nasional
Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

Wapres: Seleksi Guru PPPK Solusi Pembenahan Tata Kelola Guru

Nasional
Abaikan Protokol Kesehatan saat Catatkan Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Kepala KUA Tanah Abang Dimutasi

Abaikan Protokol Kesehatan saat Catatkan Pernikahan Putri Rizieq Shihab, Kepala KUA Tanah Abang Dimutasi

Nasional
Kontras Nilai UU Pengadilan HAM Belum Efektif Beri Akses Keadilan

Kontras Nilai UU Pengadilan HAM Belum Efektif Beri Akses Keadilan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X