Satgas: Disiplin Protokol Kesehatan Akan Diuji saat Libur Panjang Pekan Depan

Kompas.com - 23/10/2020, 19:39 WIB
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro (Dok. Kominfo) Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro (Dok. Kominfo)
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 saat libur panjang pekan depan.

Ia menyebut libur panjang ini akan menjadi ujian bagi kedisiplinan masyarakat.

"Ada satu momentum khusus di mana kedisiplinan 3 M kita akan diuji, yakni pada periode libur panjang dari 28 Oktober sampai 1 November nanti," kata Reisa dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (23/10/2020).

Pada akhir pekan depan, akan ada 5 hari libur yang jatuh pada 28 Oktober-1 November.

Baca juga: Menhub: Jangan Sampai Libur Panjang Nanti Jadi Jembatan Penularan Covid-19

Libur panjang itu adalah gabungan dari cuti bersama dan hari besar Maulid Nabi yang berhimpitan hari Sabtu dan Minggu.

Reisa mengingatkan, momentum libur panjang pada Agustus lalu dapat dijadikan pelajaran.

Saat itu terjadi lonjakan kasus Covid-19 sehingga mengakibatkan padatnya kapasitas rumah sakit. Pada akhirnya pemerintah kembali memperketat pembatasan aktivitas untuk menekan laju Covid-19.

"Dua periode libur panjang sebelumnya telah memberikan pelajaran penting bagi kita untuk semakin bijak dan cerdas dalam menikmati masa liburan. Karena apabila kita lengah dalam menerapkan protokol kesehatan saat liburan ada konsekuensinya," ujar Reisa.

Baca juga: Libur Panjang Akhir Oktober, Pekerja di Jakarta Cuti Lebih Awal untuk Mudik

"Kita akan melihat lonjakan kasus sampai ribuan, rumah sakit, dan tim medis tentu akan kewalahan, sebagai akibatnya pembatasan aktivitas akan kembali ditingkatkan. Saya yakin kali ini kita akan lebih bijak karena lebih baik mengantisipasi daripada menyesal kemudian," tambahnya.

Oleh karena itu, Reisa menegaskan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan harus terus diterapkan saat masyarakat berlibur ke tempat keramaian. Namun, ia juga mengimbau agar masyarakat menikmati hari libur panjang di rumah saja.

"Pilihan terbaik adalah berlibur di rumah saja. Sebagian besar kita telah melakukan ini selama lebih dari 8 bulan. Pilihan ini adalah yang paling aman," ujar Reisa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspadai 'Serangan Fajar' Saat Masa Tenang Pilkada

Waspadai "Serangan Fajar" Saat Masa Tenang Pilkada

Nasional
Mangkir dari Panggilan, Eks Direktur Garuda Indonesia Dijemput Paksa KPK

Mangkir dari Panggilan, Eks Direktur Garuda Indonesia Dijemput Paksa KPK

Nasional
Epidemiolog: Disiplin 3M Efektif jika Didukung 3T yang Memadai untuk Kendalikan Pandemi

Epidemiolog: Disiplin 3M Efektif jika Didukung 3T yang Memadai untuk Kendalikan Pandemi

Nasional
KawalCovid19: Mengherankan, Pandemi Sudah 9 Bulan tapi Pendataan Kasus Masih Terkendala Sistem

KawalCovid19: Mengherankan, Pandemi Sudah 9 Bulan tapi Pendataan Kasus Masih Terkendala Sistem

Nasional
Soal Data Covid-19 Tak Sinkron, KawalCovid19: Sudah sejak 30 Juni Kami Temukan

Soal Data Covid-19 Tak Sinkron, KawalCovid19: Sudah sejak 30 Juni Kami Temukan

Nasional
Pemerintah Diminta Antisipasi Aktivitas Berlibur ke Luar Kota pada Akhir Tahun

Pemerintah Diminta Antisipasi Aktivitas Berlibur ke Luar Kota pada Akhir Tahun

Nasional
Pilkada Kurang 2 Minggu, Segera Cek Kepesertaan DPT Lewat Cara Berikut

Pilkada Kurang 2 Minggu, Segera Cek Kepesertaan DPT Lewat Cara Berikut

Nasional
Wapres Minta Perhumas Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

Wapres Minta Perhumas Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

Nasional
Kasus Suap Wali Kota Cimahi, Tiga Pejabat Pemkot Cimahi Dipanggil KPK

Kasus Suap Wali Kota Cimahi, Tiga Pejabat Pemkot Cimahi Dipanggil KPK

Nasional
Ketua MPR Minta Pemerintah Lakukan Strategi Baru Penanganan Covid-19

Ketua MPR Minta Pemerintah Lakukan Strategi Baru Penanganan Covid-19

Nasional
UPDATE 4 Desember: Total 2.085 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 4 di Korea Selatan dan Qatar

UPDATE 4 Desember: Total 2.085 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 4 di Korea Selatan dan Qatar

Nasional
Kasus Edhy Prabowo, KPK Panggil Staf Khusus Menteri KP Sebagai Saksi

Kasus Edhy Prabowo, KPK Panggil Staf Khusus Menteri KP Sebagai Saksi

Nasional
Bareskrim Polri Tangkap Seorang Pelantun Ajakan Jihad dalam Azan di Sukabumi

Bareskrim Polri Tangkap Seorang Pelantun Ajakan Jihad dalam Azan di Sukabumi

Nasional
Soal Massa yang Geruduk Rumah Ibu Mahfud, Eks Kepala BIN: Jangan Sekali-kali Demo di Depan Rumah

Soal Massa yang Geruduk Rumah Ibu Mahfud, Eks Kepala BIN: Jangan Sekali-kali Demo di Depan Rumah

Nasional
Dugaan Kekerasan Aparat Saat Demo UU Cipta Kerja, Polri: Tidak Ada Laporan

Dugaan Kekerasan Aparat Saat Demo UU Cipta Kerja, Polri: Tidak Ada Laporan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X