Masyarakat Diminta Ikut Turun Tangan untuk Lakukan Mitigasi Bencana

Kompas.com - 20/10/2020, 17:46 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat ditemui usai rapat evaluasi di kantornya, Senin (12/10/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin saat ditemui usai rapat evaluasi di kantornya, Senin (12/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, tugas mitigasi bencana khususnya banjir dan longsor bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan lembaga-lembaga terkait.

Menurut dia, tugas mitigasi bencana juga menjadi tanggung jawab masyarakat misalnya dengan membantu memberikan penyuluhan-penyuluhan di lingkungannya.

"Mitigasi ini tidak hanya mengandalkan BPBD atau pun lembaga-lembaga resmi. Tapi masyarakat diminta turun tangan, menangani mitigasi ini," kata Ade dalam konferensi pers usai melakukan kunjungan kerja ke hulu Sungai Ciliwung, Selasa (20/10/2020).

"Ada beberapa, pencinta alam, keterlibatan masyarakat, penyuluhan kepada masyarakat supaya tidak mudah menebang pohon dan juga terlalu mudah mengalih fungsikan hutan menjadi kebun ataupun ladang," kata dia.

Baca juga: Ini Hal yang Mesti Dilakukan demi Mencegah Bencana Akibat La Nina

Ia mengatakan, jika hutan sudah rusak maka masyarakat harus waspada akan kemungkinan datangnya bencana.

Oleh karena itu, Ade berharap masyarakat khususnya perangkat desa dan tokoh lainnya ikut memberi pemahaman pada masyarakat untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan.

"Kita butuh turun melalui tangan kepala desa, RT, RW memberikan pehaman kepada masyarakat bahanya itu untuk ke bawah. Apalagi masyarakat yang berada di dataran paling bawah juga," ucap Ade.

Baca juga: Antisipasi Bencana Karena Musim Hujan, Perangkat Desa Diminta Manfaatkan Dana Desa

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya untuk waspada dan mengantisipasi potensi bencana di musim hujan.

Jokowi mengatakan akumulasi curah hujan pada 2020 akan naik 20-40 persen.

"Karena itu, saya ingin agar kita semuanya menyiapkan diri, mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi," kata dia saat membuka rapat terbatas tentang persiapan penanganan bencana hidrometeorologi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Jokowi juga menyebutkan laporan dari BMKG mengenai fenomena La Nina yang diprediksi akan menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X