Kompas.com - 18/10/2020, 18:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyebutkan, pihaknya telah menemukan 1.197 isu hoaks terkait Covid-19.

Ribuan isu itu tersebar melalui 2.020 unggahan di sejumlah media sosial.

"Terdapat 1.197 temuan isu hoaks Covid-19 yang tersebar di empat platform digital sejumlah 2.020 sebaran, di Facebook 1.497, di Instagram 20, di Twitter 482, dan YouTube 21," kata Johnny dalam sebuah diskusi virtual, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Kontras Duga Penetapan Tersangka Hoaks UU Cipta Kerja untuk Bungkam Publik

Dari ribuan konten hoaks itu, kata Johnny, pihaknya telah menurunkan (take down) atau memblokir 1.759 unggahan.

Rinciannya, 1.300 konten Facebook, 15 konten Instagram, 424 unggahan Twitter dan YouTube 20 unggahan.

Saat ini, masih ada 261 konten yang masih dalam proses penurunan, yakni 197 unggahan Facebook, 5 konten Instagram, 58 konten Twitter dan 1 unggahan YouTube.

Johnny mengaku, dirinya telah berkoordinasi dengan keempat petinggi platform media sosial untuk bersama-sama menangani hoaks Covid-19 di Indonesia.

"Terakhir saya berbicara dengan Susan Wojcicki, CEO-nya YouTube yang memberikan komitmen yang kuat di grupnya untuk bagaimana bersama-sama mengatasi Covid-19 di dalam ruang digital atau hoaks di Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Menkominfo: Pak Jokowi Tahu Isi RUU Cipta Kerja dari Laporan Para Menteri

Johnny menambahkan, beberapa kasus hoaks itu kini tengah ditindak oleh pihak kepolisian.

Terdapat 104 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka penyebar hoaks Covid-19. Dari jumlah tersebut, 17 di antaranya ditahan di Bareskrim Polri dan sejumlah Polda.

Johnny mengaku, pihaknya bersama Polri terus bekerja sama menangani hoaks terkait Covid-19.

"Kami bersama-sama Bareskrim Polri bekerja melalui cyber ground atau patroli sibernya Kominfo sehari 24 jam, ada 3 shift di sana 7 hari seminggu. Jadi tidak ada waktu yang kosong, di sana enggak ada tanggal merah bahkan tidak ada istirahatnya," kata dia.

Baca juga: ICW Temukan Anggaran Influencer Rp 90 Miliar, Ini Tanggapan Menkominfo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI: Tugas, Wewenang dan Struktur Organisasi

KPAI: Tugas, Wewenang dan Struktur Organisasi

Nasional
Tanggal 10 Agustus Hari Memperingati Apa?

Tanggal 10 Agustus Hari Memperingati Apa?

Nasional
Tanggal 9 Agustus Hari Memperingati Apa?

Tanggal 9 Agustus Hari Memperingati Apa?

Nasional
Kapan Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat? Kemenkes: Selesaikan Dulu Booster Pertama

Kapan Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat? Kemenkes: Selesaikan Dulu Booster Pertama

Nasional
Pemerintah Setujui Biaya Perlindungan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, dari Santunan Wafat hingga Cacat

Pemerintah Setujui Biaya Perlindungan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, dari Santunan Wafat hingga Cacat

Nasional
Bacakan Pembelaan, Eks Pejabat PT Adhi Karya Keluhkan Status Tersangka yang Begitu Lama

Bacakan Pembelaan, Eks Pejabat PT Adhi Karya Keluhkan Status Tersangka yang Begitu Lama

Nasional
Bacakan Pembelaan, Eks Kepala Divisi PT Adhi Karya Bantah Atur Lelang Proyek Kampus IPDN

Bacakan Pembelaan, Eks Kepala Divisi PT Adhi Karya Bantah Atur Lelang Proyek Kampus IPDN

Nasional
Pengacara Sebut Keluarga Bharada E Sejauh Ini Aman dari Ancaman

Pengacara Sebut Keluarga Bharada E Sejauh Ini Aman dari Ancaman

Nasional
Pengacara Ungkap Alasan Bharada E Tak Tolak Perintah Atasan saat Disuruh Menembak Brigadir J

Pengacara Ungkap Alasan Bharada E Tak Tolak Perintah Atasan saat Disuruh Menembak Brigadir J

Nasional
Survei Litbang Kompas Sebut Citra KPK Terendah dalam 5 Tahun Terakhir, Ini Tanggapan Firli

Survei Litbang Kompas Sebut Citra KPK Terendah dalam 5 Tahun Terakhir, Ini Tanggapan Firli

Nasional
Mendesak Kompolnas Bekerja Sesuai Tugas di Kasus Brigadir J, Bukan Jadi Jubir Polisi

Mendesak Kompolnas Bekerja Sesuai Tugas di Kasus Brigadir J, Bukan Jadi Jubir Polisi

Nasional
Ahmad Dhani Bercita-cita Masuk Komisi III DPR RI, Ingin Bikin 'KPK' Khusus Penegak Hukum

Ahmad Dhani Bercita-cita Masuk Komisi III DPR RI, Ingin Bikin "KPK" Khusus Penegak Hukum

Nasional
Menteri ESDM Sebut Harga BBM Subsidi Belum Akan Naik

Menteri ESDM Sebut Harga BBM Subsidi Belum Akan Naik

Nasional
Jenderal Dudung Bertemu KSAD Jepang, Bahas Kerja Sama Latihan Penanggulangan Bencana

Jenderal Dudung Bertemu KSAD Jepang, Bahas Kerja Sama Latihan Penanggulangan Bencana

Nasional
Kejagung: Surya Darmadi Tak Respons Tiga Surat Panggilan Terkait Kasus Korupsi PT Duta Palma Group

Kejagung: Surya Darmadi Tak Respons Tiga Surat Panggilan Terkait Kasus Korupsi PT Duta Palma Group

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.