Hanafi Rais Kecelakaan di Tol Cipali, Hanum Sebut Kondisinya Stabil di RS

Kompas.com - 18/10/2020, 15:04 WIB
Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/ HARYANTIPUSPASARIWakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra sulung Amien Rais, Ahmad Hanafi Rais dalam kondisi sehat dan stabil usai mengalami kecelakaan di Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) kilometer 112.900, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Minggu (18/10/2020) dini hari.

Kondisi terkini Hanafi disampaikan oleh sang adik, Hanum Salsabiela Rais, lewat akun resmi Instagram-nya pada Minggu siang.

"Saat ini sudah ditangani dengan baik oleh para dokter dan suster di rumah sakit. Keadaan sadar meski ada beberapa luka yang dijahit. Allah dengan segala kebesaran-Nya masih memperkenankan kakak kami untuk sehat dalam keadaan stabil," tulis Hanum.

Baca juga: Hanafi Rais Kecelakaan, Luka Berat hingga Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kronologinya

Ia lantas memohon doa semua pihak untuk kakaknya agar lekas sehat kembali.

"Mohon doanya semua semua teman-teman dan terima kasih atas perhatiannya yang disampaikan lewat berbagai jalur," kata Hanum.

Diberitakan sebelumnya, putra sulung Amien Rais itu mengalami kecelakaan beruntun di Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) kilometer 112.900, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (18/10/2020) dini hari.

"Betul, menurut keterangan sopirnya korban adalah Ahmad Hanafi Rais, anaknya Amien Rais," kata Panit PJR Tol Cipali, Iptu Karyana. saat dikonfirmasi Tribunnews.com.

Baca juga: Detik-detik Hanafi Rais Alami Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali hingga Luka Berat

Menurut dia, kecelakaan ini bermula saat Alphard milik Hanafi Rais bernomor polisi B 1612 WMV melaju di Tol Cipali dari arah Cirebon ke arah Jakarta.

Alphard ini dikemudikan sopir Hanafi bernama Ferdian. Saat melintas di lokasi, kendaraan Hanafi ditabrak dari belakang oleh sebuah minibus.

Alphard itu pun terpental dan menabrak kendaraan berat di depannya.

"Kendaraan tertabrak dari arah belakang. Kemudian terpental dan menabrak lagi kendaraan berat," ujar dia.

Akibat insiden tersebut, Hanafi mengalami luka berat, sedangkan Ferdian sopirnya mengalami luka ringan.

"Hanafi Rais alami luka berat dan sopirnya luka sedang. Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit di Purwakarta," kata Karyana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dugaan Korupsi Mencuat, Penggeledahan Kejagung hingga Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan

Dugaan Korupsi Mencuat, Penggeledahan Kejagung hingga Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan

Nasional
Dukungan dan Tantangan untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit...

Dukungan dan Tantangan untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit...

Nasional
Hari Ini, DPR Akan Gelar Fit and Proper Test Calon Tunggal Kapolri

Hari Ini, DPR Akan Gelar Fit and Proper Test Calon Tunggal Kapolri

Nasional
5 Poin Penting Perpres Pencegahan Ekstremisme, dari Pelibatan Influencer hingga Pelatihan Penceramah

5 Poin Penting Perpres Pencegahan Ekstremisme, dari Pelibatan Influencer hingga Pelatihan Penceramah

Nasional
Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Susun RUU Kepemilikan Senjata Api dan Bahan Peledak

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Susun RUU Kepemilikan Senjata Api dan Bahan Peledak

Nasional
Kemensos Pastikan Beri Kebutuhan Terbaik Bagi Kelompok Rentan Korban Gempa di Sulbar

Kemensos Pastikan Beri Kebutuhan Terbaik Bagi Kelompok Rentan Korban Gempa di Sulbar

Nasional
'Pengakuan' Airlangga sebagai Penyintas Covid-19 dan Kritik atas Sikapnya yang Dinilai Salah

"Pengakuan" Airlangga sebagai Penyintas Covid-19 dan Kritik atas Sikapnya yang Dinilai Salah

Nasional
Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi: Dalih Pemerintah hingga Peringatan Epidemiolog

Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi: Dalih Pemerintah hingga Peringatan Epidemiolog

Nasional
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Ditunjuk Jadi Wakil Komisaris Utama Pindad

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Ditunjuk Jadi Wakil Komisaris Utama Pindad

Nasional
Membandingkan Airlangga dengan 4 Menteri Lain Saat Diketahui Positif Covid-19

Membandingkan Airlangga dengan 4 Menteri Lain Saat Diketahui Positif Covid-19

Nasional
Kejagung Periksa 6 Saksi Terkait Kasus di BPJS Ketenagakerjaan, Ada Deputi Direktur dan Mantan Pegawai

Kejagung Periksa 6 Saksi Terkait Kasus di BPJS Ketenagakerjaan, Ada Deputi Direktur dan Mantan Pegawai

Nasional
Satgas: Masifnya Pemeriksaan Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19

Satgas: Masifnya Pemeriksaan Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Bentuk Unit Aduan Khusus Dugaan Tindak Pidana Terorisme

Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Bentuk Unit Aduan Khusus Dugaan Tindak Pidana Terorisme

Nasional
PMI Apresiasi Relawannya yang Berjibaku Bantu Korban Bencana di Tengah Pandemi

PMI Apresiasi Relawannya yang Berjibaku Bantu Korban Bencana di Tengah Pandemi

Nasional
Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi, Epidemiolog: Ini Namanya Pandemi Tak Terkendali

Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi, Epidemiolog: Ini Namanya Pandemi Tak Terkendali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X